Setelah Kunjungan ke-Sorong DPD akan bentuk Pansus Papua

Iwosumbar.com, Sorong – Dalam rangka ikut memyelesaikan konflik-konflik di tanah Papua dan lainnya DPD-RI mulai mendatangi Dan bertatap muka dengan Pemerintahan Kota Sorong, Provinsi Papua kamis kemarin.

Setelah bertatap muka dengan pemerintahan DPD dalam waktu dekat akan membentuk Pansus Papua bertujuan memFokuskan dengan membahas kembalikan Kesejahteraan dan Keadilan Rakyat Papua

Pertemuan dan dialog Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia bersama Walikota Sorong, Lambert Jitmau, jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kota Sorong serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Sorong. Kamis kemarin (17/10).

Dalam pertemuan itu Delegasi DPD dipimpin oleh Wakil Ketua, Nono Sampono, Wakil Ketua Komite I DPD RI, Jafar Alkatiri (Sulawesi Utara) dan beberapa anggota diantaranya Husein Alting Sjah (Maluku Utara), Namto Hui Roba (Maluku Utara), Filep Wamafma (Papua Barat) dan Mamberob Yosephus Rumakiek (Papua Barat).

Dialog selama 2 jam tersebut, membahas permasalahan yang terjadi di Papua Barat akhir- akhir ini termasuk terjadinya letupan- letupan yang terjadi di beberapa Kabupaten dan Kota di Papua Barat yang diakibatkan oleh informasi salah yang diterima masyarakat Papua Barat.

“Kami harus membantu Pemda dan Pemprov di Papua Barat untuk mencari solusi terbaik atas berbagai permasalahan di Papua Barat ini”, tegas anggota DPD RI daerah pemilihan Provinsi Maluku ini.

Nono menambahkan, Pimpinan DPD akan menyetujui pembentukan Pansus Papua, hanya saja dirinya meminta Komite I DPD sebagai leading sector- nya untuk mematangkan rencana pembentukan Pansus Papua tersebut.

Ketua Komite I DPD, Jafar Alkatiri mengatakan, tekad Komite I untuk membentuk Pansus Papua sudah bulat dan telah disepakati bersama melalui rapat pleno Komite I.

“Sejauh ini kami mulai merumuskan apa saja yang akan menjadi fokus dari Pansus Papua, seperti misalnya pemekaran daerah sebagai salah satu solusi di Papua, soal kelanjutan dana otonomi khusus. Pansus akan bekerja untuk mengembalikan tercapainya kesejahteraan dan keadilan di Papua Barat”, tegas Jafar.

Bagikan