Handycraf dari Kain Flanel Topang Ekonomi Keluarga NSK

 

Iwosumbar.com, Padang – Universitas Negeri Padang melalui Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), dipimpin Adriani, MPd menggerakan inovasi baru aneka handycraft dari kain flannel untuk ibu-ibu dan remaja putri di Nagari Sungai Kunyit (NSK), Kabupaten Solok Selatan.

Gerakan pemberdayaan dengan jalan berwirausaha handycraft diawali dengan pelatihan kewirausahaan yang menghasilkan aneka kerajinan dari kain flannel yang dapat digunakan sebagai souvenir dan cendramata dari nagari Sungai Kunyit sedang dan terus berlangsung selama delapan bulan lalu.

Pelatihan kerajinan tidak memerlukan keahlian khusus, cukup dengan menguasai beberapa jenis tusuk hias dan sedikit kreatifitas dapat menghasilkan beberapa hasil karya dari kain flanel. Selain itu kerajinan ini mudah dipraktekkan sendiri di rumah, tanpa harus menginggalkan keluarga untuk bekerja.

Selain dapat membantu ekonomi keluarga, kerajinan dari kain flanel ini dapat meningkatkan keterampilan, mengembangkan bakat serta mengisi waktu luang, sehingga setiap waktu dalam hidup dapat dimanfaatkan dan bernilai ekonomis.

Ketua PKM UNP di Nagari Sungai Kunyit, Adriani mengatakan pengabdian berkelanjutan selama delapan bulan. Hal ini mengingat pengabdian yang dirancang dari ibu-ibu dan remaja putri memiliki keterampilan hingga cara pemasaran, apalagi dengan kemajuan teknologi sekarang ini dapat memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan dagangan kita di whatsapp, tweitter, facebook, instragram dan lain-lain.

“Kami akan terus memberdayakan kerajianan ini di Nagari Kunyit, karena sangat tepat di jadikan peluang usaha untuk berwirausaha, guna membantu remaja putus sekolah dan para ibu-ibu rumah tangga” katanya.

Sekaligus Meningkatkan keterampilan, mengembangkan bakat, mengisi waktu luang, sekaligus dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga, tambah Adriani didampingi Sri Zulfia Novrita dan Reni Fitria disela-sela pelantikan 102 Koordinator Program Studi, Jumat (8/11/2019).

Sejauh ini, PKM UNP untuk pemberdayaan peningkatan pendapatan keluarga ini sudah berjalan berkelanjutan dan tentunya didukungan masyarakat di Kanagarian Setempat. (Ag)

Bagikan