Padangpanjang Kota Boleh Kecil Inovasi Besar dan Canggih

Iwosumbar.com, Sumbar – Padangpanjang kota Kecil, hanya terdiri dari dua kecamatan tetapi mempunyai inovasi dan teknologi yang besar, banyak pula prestasi telah di raih,  tak kalah dengan kota besar lainnya di Indonesia.

Adalah Fadly Amran bergelar Datuak Malano, Walikota muda kelahiran 1988, sejak terpilih dan menjabat tahun 2018 lalu, telah ikut mengubah Kota Padangpanjang cukup signifikan.

Hal itu terkuak dalam diskusi kala puluhan awak media tergabung dalam Jaringan Pemred Sumbar (JPS) yang di Koordinator Heri Sugiarto saat berkunjung ke Padangpanjang berbincang di ruangan Balaikota, Rabu (22/1/2020).

“Alhamdulillah, berkat kerja bersama itu saat ini sudah 40 penghargaan bisa kami peroleh meski apresiasi tersebut bukanlah tujuan utama,” ujar Fadly Amran.

Dalam pertemuan itu, Fadly Amran didampingi Sekko Padangpanjang Sonny Budaya Putra dan Kabid Komunikasi Publik Zulheri serta jajarannya mengungkapkan apa saja yang telah dan tengah di buat oleh Pemko saat ini.

Kota Padangpanjang meski kecil hanya 2 Kecamatan tapi dikota yang dipimpin Fadly Amran ini telah melahirkan Inovasi besar, yang memudahkan dalam melayani masyarakatnya.

Salah satunya dalam bidang layanan publik yang mirip 911 di Amerika Serikat. Yakni membuat kontak panggilan 119 bagi masyarakat yang sakit untuk segera dijemput dan diantarkan ke rumah sakit.

Tak butuh waktu lama antara 5-10 menit petugas kesehatan akan menjemput dan mengantarkan warga ke rumah sakit.

Sekko Sonny Budaya Putra menambahkan, juga ada program dokter warga yang fungsinya jemput bola ke rumah warga yang tidak mampu berobat ke puskesmas dan rumah sakit.

“Dokter akan rutin datang sesuai jadwal pengobatan rutin. Kemudian, keluarga yang dirawat atau dirujuk ke luar kota diberikan santunan biaya makan,” ujarnya.

Selanjutnya Pemko Padangpanjang juga ada gedung command center sebagai pusat memonitor seluruh aktivitas layanan publik dan pemerintahan.

Dari dalam ruangan yang cukup luas dengan layar monitor besar semua aktivitas kegiatan bisa terpantau, karena telah terkoneksi dengan CCTV dan online.

Diterangkan Fadly Untuk layanan publik, misalnya kita secara update bisa melihat berapa kunjungan ke rumah sakit hari ini. Sistem ini akan kami koneksikan dengan Polres sehingga bisa memonitor pelanggaran lalu lintas dan kriminalitas.

“Juga OPD terkait di pemko untuk termonitor jika terjadi pelanggaran perda” katanya.

Program lainnya, pemko padang panjang juga membangun sport center, learning center, bedah warung atau rumah wirausaha.

“Semua itu butuh anggaran tak sedikit. Maka kita akan minta support dari pemprov dan pemerintah pusat,” ujar Fadly.

Untuk infrastruktur, Pemko berencana akan lakukan pelebaran jalan nasional yang sudah over kendaraan yang melintas di depan balai kota ini menjadi empat jalur.

“Studi kelayakannya sudah kami lakukan dan sudah meminta dukungan pemprov serta pusat. Ini akan mengubah tatanan jalan nasional di Padangpanjang dalam 50 tahun terakhir,” tandasnya.(**)

Bagikan