Nevi Zuairina Blak-blakan Pada Awak media di Kota Padang

Iwosumbar.com, Padang – Anggota Komisi Vl DPR-RI DPR-RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal Sumatera Barat Hj. Nevi Zuairina Jumat (31/7/2020) mengisi masa resesnya dengan sejumlah wartawan cetak dan online di Kota Padang.

Pada sejumlah awak media Nevi Zuairina membeberkan program-program dari Fraksi PKS kedepan dan tentang sikap PKS dari kebijakan-kebijakan pemerintah pusat.

Dari berbagai kebijakan-kebijakan pemerintah yang telah dilakukan maupun yang masih dalam persetujuan, Fraksi PKS DPR-RI ada yang setuju dan ada tidak menerima alias menolak.

“Kita di Fraksi telah menyatakan sikap dari beberapa kebijakan kita menolak seperti RUU Omnibus Law Cipta Kerja”, ujarnya

Namun kami juga setuju, ujar Nevi Zuairina yang juga isteri dari Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno ini yaitu tentang rencana pemerintah untuk segera melakukan pencairan dana untuk UMKM.

“Dimasa Pandemi ini semua ikut terdampak, hanya dari program UMKM ini diharapkan pertumbuhan ekonomi kita kembali bisa normal lagi”, ujarnya.

Dimasa resesnya Nevi mengatakan dirinya konsisten mengunjungi konstituennya hal itu dilakukan guna menyerap dan menampung asiprasi masyarakat daerah Pemilihannya yakni Sumbar 2.

Berbagai kegiatan penyerapan aspirasi dilakukan Nevi. Mulai dari sektor UMKM, Pariwisata, Perdagangan dan sebagainya.

Bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1441 H, Nevi Zuairina mengungkapkan Kegiatannya saat ini cukup banyak sebab bantuan qurban yang diberikan hampir 50 titik di Sumbar dan satu di Jakarta.

“Beberapa hari ini saya sudah keliling menjumpai masyarakat, bahkan sore ini ada agenda pemotongan hewan qurban saya berangkat lagi dan besok harus balik ke Jakarta”, ujarnya.

Terakhir Nevi Zuairina mengungkapkan jika dirinya selama tidak pernah mem-bedakan masyarakat Sumbar meskipun daerah tersebut hanya memberi beberapa suara baginya.

“Saya tidak bedakan daerah dapil Sumbar 2 suaranya sedikit atau banyak. Saya akan tetap datang. Satu, dua, lima suara saja sangat berpengaruh dan menentukan untuk bisa terpilih”, tutupnya.

Komisi VI DPR RI bermitra dengan Kementerian Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dan Kementerian BUMN dan Seluruh BUMN. (**)

Bagikan