Friday, September 17

2.021 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Tanah Laut

IWOSUMBAR.COM, JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut melaporkan sebanyak 2.021 jiwa yang tersebar di 3 Kecamatan di Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan terdampak banjir.

Sebelumnya banjir terjadi pada Sabtu (11/9) pukul 08.30 waktu setempat yang dilaporkan terjadi karena dipicu hujan intensitas tinggi sejak dari hari Jumat.

Dari laporan BPBD Kabupaten Tanah Laut, terdapat 3 Kecamatan terendam banjir yaitu di Kecamatan Batu Ampar, Kecamatan Kintap, dan Kecamatan Panyipatan.

Kecamatan Batu Ampar, sebanyak 75 buah rumah terendam dan 232 jiwa terdampak. Sementara Kecamatan Kintap 544 buah rumah warga terendam dan 1,789 jiwa terdampak. Air menggenangi rumah warga dengan Tinggi Mata Air (TMA) berkisar 30 – 50 cm.

Terakhir di Kecamatan Panyipatan, dilaporkan BPBD sebagian banjir mulai berangusur surut, namun masih terdapat beberapa perkebunan warga yang terendam.

Curah hujan dengan intensitas tinggi tersebut menyebabkan salah satu tanggul di Desa Benua Tengah, Kecamatan Takisung jebol.

“Curah hujan tinggi yang terjadi semalaman sejak kemarin (10/9), sehingga tanggul tidak kuat menahan luapan air,” tambah Esty,

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bencana Hidrometeorologi masih mendominasi sepanjang Agustus 2021.

Hujan intensitas tinggi menjadi salah satu pemicu kejadian banjir dengan frekuensi cukup tinggi, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.

BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Kalimantan diprediksi akan memasuki musim hujan pada bulan September 2021. Hal ini berpengaruh pada meningkatnya potensi kejadian bencana hidrometeorologi basah di wilayah tersebut. (**)

Leave a Reply