Berikut Langkah Strategis BIM Sikapi Larangan Mudik

IWOSUMBAR.COM, PADANG – Perayaan hari raya Lebaran atau Idul Fitri 1442 H tak lama lagi. Berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman menjadi tradisi bagi setiap umat muslim merayakannya.

Namun, di tengah pandemi Covid-19 yang masih merebak pemerintah mengimbau warga untuk bersabar dan merayakan hari raya bersama keluarga secara virtual.

Terkait himbauan dan larangan mudik tersebut, Humas BIM Fendrick Sondra kepada media mengatakan, PT Angkasa Pura II ( Persero ) BIM selaku operator Bandara tentunya akan menjalankan Peraturan yang telah dikeluarkan oleh Satgas Covid Nasional.

“Dalam hal ini pihak terkait, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) telah melakukan rapat koordinasi (Rakor) terkait lahirnya Addendum SE 13 tahun 2021”, .

Peserta rakor sendiri yaitu, Kaotband Wil VI beserta jajaran, Angkasa Pura II BIM, KKP BIM juga hadir dari pihak Airlines yakni, SM. Lion Group, SM. Citilink serta, SM Sriwijaya Air.

Dikatakan, Dari Rakor tersebut menghasilkan 3 poin yang harus disesuaikan yaitu,

1. Pengelola bandara (AP II BIM) harus segera berkoordinasi dengan Satgas Covid Daerah untuk meminta ditempatkan Petugas Satgas Covid di bandara sebagai verifikator Dokumen perjalanan dalam masa larangan mudik.

2. Membuat Posko Terpadu Pengendalian Larangan Mudik, sesuai perintah SE 13 Tahun 2021

3. Menetapkan berlakunya persyaratan Dokumen kesehatan (Rapid Test) sesuai yang dimaksud Addendum SE 13 tahun 2021 dimulai Tanggal 24 April 2021 Pukul 00.01 WIB

“Diharapkan dengan langkah yang telah disiapkan oleh Bandara untuk menyikapi larangan mudik, masyarakat dapat mematuhi dan mengikuti apa yang telah menjadi ketetapan oleh Pemerintah”, tutupnya . ( rel*)

Bagikan