Cuaca Buruk, Nelayan Siberut Banyak yang Nganggur

Iwosumbar.com, Mentawai – Cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa minggu ini di perairan Kepulauan Mentawai berdampak negatif dengan hasil tangkapan para Nelayan sehingga harga ikan melonjak drastis.

Minimnya hasil tangkapan Nelayan akibat dari cuaca buruk membuat membuat beberapa jenis ikan melonjak naik dipasar Maileppet dimana mencapai antara 50 hingga 100 persen dari biasanya.

Dari pantauan kami dilapangan mendapati, seperti ikan Ambu-ambu (Tongkol) dimana biasanya dijual dengan harga 15 ribu / ekor kini mencapai 35 ribu / ekor demikian juga dengan ikan Tamban kecil biasanya berkisar 10 ribu menjadi 15 ribu / bungkusNya.

Ketua Kelompok Nelayan Maileppet, Pange (57th), membenarkan buruknya cuaca di perairan Kepulauan Mentawai tersebut mengakibatkan berkurangnya hasil tangkapan ikan nelayan untuk dijual maupun untuk di konsumsi sendiri.

Dimana biasanya para Nelayan setelah pulang dari laut mereka membawa hasil tangkapan yang lumayan bagus seperti, ikan Ambu-ambu, Gambolo, Kerapu, Tamban dan ikan Teri.

“Kini semua jenis ikan tersebut sulit didapatkan jika cuaca buruk terus terjadi” terang Pange.

Buruknya Cuaca juga mengakibatkan kelompok nelayan tidak berani melaut, walau pada kenyataannya sebagian besar warga Kepulauan tersebut bergantung dan berprofesi sebagi Nelayan.

Pange berharap, pemerintah dapat memberikan pengarahan dan perhatian pada mereka apa yang dilakukan jika terjadi cuaca buruk berkelanjutan.

“Misalnya bila terjadi cuaca buruk, nelayan bisa dapat menyimpan hasil tangkapan di tempat penakaran ikan yang membutuhkan balok balok es agar hasil tangkapannya dapat di awetkan” harap Ketua kelompok Nelayan tersebut.(Rizky)

Bagikan