Sejarah Telong-Telong Simbol Perjuangan Terhadap Penjajah

Iwosumbar.com, Padang – Meriah Festival  Telong-Telong dalam perayaan HUT Kota Padang ke 349 yang dipusatkan dikawasan sepanjang jalan Samudra jalan Purus, Kecamatan Padang Barat, senin malam (06/08).

Festival tahunan Telong-Telong disambut gempita seluruh elemen masyarakat dan unsur pejabat, bahkan tamu dari rombongan delegasi luar negeri yaitu, Provinsi Ba Ria Vung Tau Vietnam yang dipimpin Wakil Komite Rakyat Ba Ria Vung Tau, Mr. Le Tuan Quoc serta delegasi Kota Hildesheim Jerman dipimpin Walikota Hildesheim, Mr. Ingo Meyer serta pewakilan negara Malaysia.

Pawai Telong-Telong sendiri mempunyai sejarah tersendiri bagi kota Padang, dimana sejarah rakyat pada masa penjajahan berhasil memporak-porandakan pasukan Belanda.

Diceritakan masa penjajahan VOC Belanda, tahun 1669 dengan memakai Telong-Telong pejuang Koto Tangah, dan Pauh, melakukan penyerangan terhadap loji-loji penjajah.

Pawai telong-telong menampilkan, berbagai atraksi seni dan budaya dari 11 kecamatan dan 104 kelurahan di Kota Padang serta aksi teatrikal yang melihatkan perjuangan bangsa Indonesia khususnya warga Kota Bingkuang melawan penjajah.

karnaval Telong-Telong juga menampilkan aksi lintas etnik yang ada di Padang seperti Tionghoa, India, Batak dan lainnya.

Festival dibuka Wagub Nasrul Abit dan dihadiri, Anggota DPR RI Betti Shadiq Pasadigoe, Anggota DPD RI Leonardy Harmaini, Ketua DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti, Unsur Forkopimda Kota Padang, Ketua TP PKK, Ny. Harneli Bahar, unsur LKAAM serta para pimpinan OPD. (**)

Bagikan