Waow.. 33 Provinsi Ikuti Nusantara Marandang di Senayan

Iwosumbar.com, Padang – Utusan 33 provinsi di Indonesia antusias mengikuti kegiatan Nusantara Marandang yang digelar dilapangan parkir timur senayan Bung Karno, Minggu sore (2/12).

Untuk pertama kalinya Kegiatan tersebut dilakukan dalam upaya perkenalkan randang sebagai makanan nusantara yang bisa dimasak oleh masyarakat Indonesia.

Hadir dalam pembukaan Gubernur Sumatera Barat, yang menyampaikan, berbagai macam masakan randang bisa diolah dengan rasa yang berbeda-beda, karna itu randang akan dijadikan icon kuliner wisata di Sumbar.

Selain Gubernur Sumbar juga hadir Dirjen Promosi Wisata Vita Datau serta Ketua Tim Penggerak PKK, Nevi Irwan Prayitno, Ketua BKOW Ny.Wati Nasrul Abit dan beberapa pejabat Walikota dan Wakil serta kepala dinas dan pejabat dari Sumbar lainya.

Gubernur juga menyampaikan, cukup banyak makanan kuliner dari minang, seperti nasi goreng, soto, gulai kepala ikan, dendeng balado namun agar fokus dan memudahkan orang tahu kita sepakat menyatakan randang sebagai brand image wisata kuliner Sumatera Barat.

Randang merupakan makanan terlezat di dunia, yang berdampak akan kunjungan dan keinginan orang datang ke Sumbar.

“Kepopuleran randang ini kita manfaatkan dalam memajukan pariwisata, sekaligus meningkatkan perekonomian Usaha Kecil Menengah (UKM) di daerah” katanya.

Saat ini kemasan randang sudah lebih baik dan bisa menjadi produk eksport, karena randang makanan yang dapat tahan selama 1 tahun.

Untuk menggelorakan kelestasrian dan budaya adat Pemprov Sumbar setiap tahun akan mengelar Nusantara Marandang sekaligus mendorong masyarakat lainya untuk mampu membuat randang.

Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Prof. I Gde Pitana, diwakili Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kemenpar, Vita Datau Messakh mengatakan, kuliner merupakan komponen penting dalam kegiatan pariwisata, karena memiliki porsi 30% dari total pengeluaran wisatawan.

“Saat ini randang masuk 5 besar makan terlezat didunia, ini sesuatu yang luar biasa” ujarnya.

Ini juga telah mengubah image randang Padang adalah Inonesia, bukan randang Malaysia yang telah mempatenkannya. Dengan ditatap randang Padang nomor satu terlezat ini telah mengklarifikasi bahwa randang adalah makanan asli Indonesia, tambahnya.

Ningsih dari dari Rumah Randang, Ningsih mengungkapkan bahwa marandang ada filosofinya, daging ibarat ninik mamak, kelapanya adalah cadiak pandai, cabe merupakan ulama, dan bumbu-bumbu adalah masyarakat yang beragam.

Marandang dilakoni sosok bundo kanduang menyampaikan makna memiliki sosok pribadi yang sabar dan hati-hati, setiap sentuhan adukan menambah rasa, ungkapnya.(**)

Bagikan