TNI-Polri dan Pemko Bergabung Ciptakan Padang Bebas Pekat

Iwosumbar.com, Padang – Ciptakan Padang bersih dari segala macam maksiat dan Penyakit masyarakat (Pekat) Pemko bersama dengan TNI – Polri gelar Kegiatan razia gabungan.

Diinisiasi oleh Polisi Militer TNI Angkatan Laut (POMAL) Lantamal II Padang, Tim Gabungan terdiri dari Pomau Sutan Syahrir, Propam Polresta Padang dan OPD terkait Pemerintah Kota (Pemko) Padang menggelar operasi yustisi pada Sabtu malam (9/2).

Setelah dilakukan apel kegiatan di Mako POMAL Lantamal II, tim terbagi menjadi dua bahagian, bergerak langsung menuju sasaran target operasi.

Sejumlah tempat hiburan malam pun disisir satu persatu. Kedai-kedai yang diduga menjual minuman keras (miras) selama ini menjadi sasaran operasi.

Alhasil operasi malam itu berhasil menjaring puluhan wanita di beberapa tempat karaoke disebabkan tidak mengantongi kartu identitas bahkan didapat juga yang masih di bawah umur.

Selanjutnya, petugas gabungan pun melanjutkan operasi dan mengamankan 66 dus miras. Tak hanya itu, dua oknum TNI yang tengah berada di lokasi sasaran tersebut (hiburan malam-red) ikut ditertibkan.

Danpomal Lantamal II Letkol Laut (PM) Dodi, mengatakan operasi ini merupakan Operasi Penegakkan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) bagi prajurit TNI dan Polri.

“Di samping itu kita bersama tim gabungan juga mensuport Pemko Padang untuk memberantas (Pekat) dan pelanggar Perda di kota ini,” terangnya.

Terkait semua hasil tangkapan kata Danpomal, semuanya akan ditangani oleh instansi atau dinas terkait sesuai wewenang masing-masing.

“Baik untuk penertiban tempat hiburan seperti cafe karaoke atau sejenisnya serta tempat-tempat yang disinyalir menjadi tempat prostitusi, menjual miras ataupun pelanggaran lainnya,” tukuknya.

“Operasi ini insya Allah kan kita lakukan secara berkelanjutan. Sehingga semua bentuk pelanggaran dan hal-hal yang memicu maksiat terus kita tekan,” terangnya.

Sementara Kepala Satpol PP Padang, Al Amin mengatakan sebagai pasukan penegak Perda pihaknya akan selalu menegakkan amar makruf nahi munkar tanpa pandang bulu. Ia pun berharap agar seluruh warga masyarakat patuh dan tak melanggar Perda.

“Jika kedapatan kafe berkaraoke tak mengantongi izin kita akan tindak dengan penyegelan dan diproses” sebutnya.

Dijelaskannya, terkait penyitaan 66 dus miras dalam operasi tersebut dirinya menghimbau kepada pemilik warung untuk tidak melakukan lagi.

“Yang jelas kita tindak pidana ringan (tipiring)-kan yang bersangkutan. Mirasnya kita amankan untuk selanjutnya akan dimusnahkan,” cetusnya.

Dalam operasi ini juga diikuti Kepala Kantor Kesbangpol Mursalim, Kepala Dinas Perdagangan Endrizal, Kepala DP3AP2KB Heryanto Rustam, Plt Kepala Dinas Sosial Afriadi, serta lainnya. (**)

Bagikan