Memakai 8 Prinsip Ini, Orang Minangkabau Menjadi Terkenal

(ket, foto, Rumah Gadang Suku Kuti Anyir, Sei Talang Kec. Guguk 50 Kota)

Iwosumbar.com, Padang – Orang Minang sedari dulu ternyata sudah terkenal dengan Kepintaran dan kecendikiawan Nya, Banyak tokoh-tokoh asal Minangkabau yang mencatatkan namanya dalam perjalanan sejarah di Indonesia maupun internasional.

Diantaranya, H. Agus Salim, Muhammad Hatta, Buya Hamka, Tan Malaka, Sutan Syahrir, M. Yamin. M. Natsir, Usmar Ismail dan Chairil Anwar dan banyak lagi diplomat asal Sumatera Barat yang terkenal.

Berikut 8 Prinsip Hidup Orang Minang Yang Bikin Mereka Bisa Menaklukkan Tanah Rantau.

1. ALAM TAKAMBANG JADI GURU.
Alam dan pengalaman menjadi Guru terbaik artinya, meski tak mencapai pendidikan sampai ke jenjang yang terbaik, pelajaran bisa didapatkan dari pengalaman hingga tak sedikit orang minang yang sukses mesti tak pernah mengecap pendidikan tinggi.

2.ADAT BASANDI SYARA – SYARA BASANDI KITABULLAH.
Dimana pepatah mengatakan untuk selalu jujur dan mengedepankan kwalitas. Tidak heran orang Minang Sukses dalam berbisnis, Orang Minang dikenal Reliji, dimana peraturan adatnya berpijak kepada Al-quran. Selain keras berusaha juga taat menjalankan perintah agama.

3.DIMA BUMI DIPIJAK DISINAN LANGIk DIJUNJUANG.
Kemampuan beradaptasi orang Minang memudahkan mereka dan luwes bergaul diranah rantau, meski erat menjalin silahturahmi dengan sesuku, orang Minang tetap menjalin persahabatan dengan yang lainya. Bisa menyesuaikan diri dan menghargai lingkungan sekitar sekaligus mencoba memahami budaya Rantau.

(ket, Foto Museum Aditya Warman Kota Padang)

4.BARAJA KA NAN MANANG MANCONTOH KA NAN SUDAH.
Bermakna menjadikan mereka yang Sukses untuk menjadi panutan dan memetik hikmah dari setiap kegagalan. Orang Minang sedari kecil sudah terdidik menjadi pribadi yang tangguh menghadapi tantangan. Dan tidak ciut menghadapi kegagalan karna mereka percaya ada hikmah dibalik itu.

5.INDAK ADO ROTAN AKAPUN JADI, INDAK KAYU JANJANG DIKAPIANG.
Orang Minang selalu jeli dalam memanfaatkan peluang, tidak heran jika anak mudanya selalu aktif berkarya diranah Rantau. Kesempatan menuntut diranah rantau dimanfaatkan oleh para mahasiswa Minang, sebisa mungkin mereka tak hanya sekedar menuntut dibangku kuliah tapi juga menorehkan prestasi.

6.TAKURUANG NAK DILUA, TAHIMPIK NAK DIATEH.
Bahwa kegagalan bisa dijadikan peluang, ini yang membuat anak muda Minang untuk tidak pengecut menghadapi sebuah kegagalan.

7.PINTAR MENGATUR KEUANGAN MEMBUAT ORANG MINANG BERTAHAN DiPERANTAUAN.
Untuk urusan pengeluaran orang Minang termasuk jeli dan lebih mengutamakan prioritas, mereka tidak akan mengeluarkan uang untuk yang tidak berfaedah. Hal itu dilakukan untuk menghargai jerih payah mereka dalam mencari nafkah.

8.MESKI MENETAP DI RANAH RANTAU, ORANG MINANG TETAP AKTIF UNTUK MELESTARIKAN BUDAYA MINANGKABAU.
Hal itu bisa terlihat setiap mahasiswa Minang selalu aktif berkesenian dikampus-kampus mereka.(*th)

Bagikan