• Home »
  • EKONOMI »
  • Wujudkan Venesia-Nya Padang, Bangkai Kapal di SBA Segera Dibersihkan

Wujudkan Venesia-Nya Padang, Bangkai Kapal di SBA Segera Dibersihkan

Iwosumbar.com, Padang – Banyaknya sampah serta bangkai kapal yang terbiarkan disepanjang kawasan Sungai Batang Arau (SBA) menjadi perhatian dan pembahasan serius oleh pemerintah kota Padang dan dinas terkait.

Sekitar 33 unsur tekait hadir dalam rapat koordinasi untuk membahas pembersihan sampah tersebut, diantaranya dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas PSDA, Balitbangda dan OPD terkait lainnya di lingkungan Provinsi Sumatera Barat,

Hadir juga Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWS 5) Padang, OPD terkait Pemko Padang, Forkopimda, Forkopimka, Lurah, dan dari PT Semen Padang, Loka Pekanbaru, Balai Penelitian Kerentanan Bencana, UPT Pengawas SDI Bungus, Komunitas Peduli Sungai dan Komunitas Peduli Sungai Batang Arau.

Rapat dibuka oleh Asisten Ekbangkesra Kota Padang Hermen Peri mewakili Wali Kota di Ruang Bagindo Aziz Chan Balaikota, Selasa (9/7).

Hermen Peri mengatakan, DKP perlu membentuk tim kecil untuk percepatan pembersihan Batang Arau.

“Untuk mewujudkan Batang Arau bersih bukan persoalan mudah, karena sampah akan selalu ada sepanjang hidup manusia, diperlukan Nya edukasi secara terus-menerus untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai dan komitmen yang kuat dari berbagai pihak”, katanya.

Kepala DKP Padang Guswardi ketika memimpin rapat tersebut mengatakan, bahwa Ia telah membentuk tim pembersihan berjumlah 15 orang.

“Khusus untuk pembersihan bangkai kapal, kita telah siapkan tim sesuai harapan Wali Kota untuk menjadikan kawasan Batang Arau sebagai Venesia-nya Kota Padang”, ujarnya.

Diterangkan Nya saat ini terdapat 17 bangkai kapal yang tersebar di Batang Arau dan telah disetujui pemiliknya untuk dimusnahkan.

Rencananya bangkai kapal tersebut akan ditempatkan di lautan lepas sebagai rumpon tempat berkumpulnya ikan-ikan.

Sementara itu, Irwan DGM Optek PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur mengatakan, sangat mendukung percepatan pembersihan Batang Arau, karena hal tersebut sejalan dengan rencana pembangunan maritim center di bekas lokasi HW Cafe di Batang Arau.

“Bangkai kapal dan sampah di kawasan Batang Arau perlu dibersihkan agar tidak mengganggu pemandangan dari maritim center nantinya”, tutup Irwan. (B/A).

Bagikan