Sebanyak 500 Napi Sumbar Mendapatkan Remisi di HUT RI

Iwosumbar.com, Padang – Kabar baik bagi 500 Napi Lapas Anak Air, warga binaan tersebut mendapat berkah l, di HUT RI ke-74 dengan mendapatkan remisi dan pemotongan masa tahanan.

Penyerahan SK Remisi Umum tahun 2019 pada peringatan Hut ke 74 kemerdekaan RI bagi warga binaan pemasyarakatan lapas kelas II A Padang, Lapas Perempuan kelas II B Padang, dan Rutan Kelas II B Padang diserahkan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Aula Lapas Anak Air, Sabtu (17/8/2019).

Disaksikan sejumlah petinggi dan pejabat penyerahan SK Remisi tersebut tampak Wagub Nasrul Abit, Kapolda Irjen Pol Drs. Fakhrizal, Kebiro Humas Jasman Rizal, Kakanwil Hukum dan HAM, tentu juga Kepala Lapas dan para pimpinan dari Lapas Anak Air.

Pemberian remisi berdasarkan ketentuan perundang-undangan di antaranya pasal 1 ayat 1 Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 174 Tahun 1999, pasal 1 ayat 6 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999, dan pasal 34 Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 1999.

“Dari total 2956 warga binaan Lapas di Sumbar yang menerima remisi, dari Lapas Anak Air yang berjumlah 779 hunian narapidana yang menerima remisi hanya sebanyak 500 orang saja,” kata Gubernur.

Dalam sambutanya Gubernur Irwan Prayitno menjelaskan pemberian remisi seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak warga binaan permasyarakatan, tetapi lebih dari itu remisi merupakan apresiasi negara terhadap warga binaan yang berhasil menunjukan perubahan perilaku, kualitas dan kompetensi diri.

“Melalui remisi ini diharapkan seluruh warga binaan agar selalu patuh dan taat pada hukum dan norma, sebagai bentuk tanggungjawab baik pada Tuhan Yang Maha Esa maupun pada sesama manusia”, ujarnya.

Gubernur juga menyinggung Kondisi Lapas yang kelebihan penghuni di atas 100 persen hal itu bisa menjadi sumber permasalahan, untuk itu kelebihan kapasitas huni tidak lagi sebagai kelemahan, tetapi harus dikelola dan dimanfaatkan menjadi kekuatan tersendiri, tambahNya.

Gubernur berpesan kepada napi yang langsung bebas, setelah memperoleh remisi Hari Kemerdekaan untuk dapat kembali berkontribusi ke masyarakat.

“Semoga mereka bermanfaat untuk lingkungannya, melakukan perbuatan baik dan tidak kembali lagi ke sini,” tutup Irwan Prayitno.

Bagikan