Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah di evaluasi

Iwosumbar.com, Padang – Wali Kota Padang Mahyeldi memberikan arahan dalam rapat evaluasi di rumah dinas, sekaligus penguatan terhadap program Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) yang ada di Kota Padang. Kamis (22/8/2019).

Mahyeldi selaku ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumbar itu mengulas, masalah keuangan syariah, ia mengatakan di Indonesia telah memiliki Undang-undang yang mengatur sama halnya dengan Perbankan konvensional.

“Namun permasalahan saat ini, keberpihakan pemerintah sendiri terhadap Perbankan syariah masih belum sekuat konvensional,” sebutnya dalam kegiatan yang digelar Bagian Perekonomian Setda Kota Padang tersebut.

Kegiatan sendiri diikuti perwakilan manajer KSPPS di 35 KSPPS yang ada di Kota Padang,hadir juga Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang Syuhandra, Kepala Dinas Perdagangan Endrizal serta Kepala Bagian Perekonomian Edi Dharma.

Dia mengatakan, bagaimana penguatan untuk Perbankan syariah ke depan memang tergantung daripada kesadaran dukungan serta daya desak daripada KSPPS. Sehingga Perbankan syariah bisa lebih kuat dan tumbuh berkembang.

“MES siap berperan dan mendorong, mensosialisasikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat di dalam perekonomian syariah. Oleh karenanya, kita sekarang harus mencari potensi-potensi dan peluang untuk hal demikian.” ujarnya.

Pada 21 Agustus 2019 kemarin telah berdiri BPR Syariah di Kota Padang. Semoga ini langkah positif bagi kita untuk beralih ke keuangan syariah.

Dan diharapkan melalui rapat tersebut akan muncul sesuatu hal-hal yang akan mendukung untuk itu .(D)

Bagikan