Perantau Minang Dari Wamena Sampai Di Kampung

Iwosumbar.com, Padang – Sebanyak 187 orang perantau Minang akhirnya selamat sampai dikampung halaman, mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman, dengan menumpangi dua jenis pesawat.

Pesawat pertama, Batik Air mendarat kamis malam pukul 20.50 wib membawa sebanyak 50 orang perantau sedangkan pesawat kedua Papua Ekspres tiba di BIM pukul 01.50 Jumat dini hari (4/10/2019), membawa sebanyak 137 orang lagi.

Pemprov melalui, Kepala Biro Bina Mental dan Kesra Syaifullah dan Kepala Dinas Sosial Jumaidi, Dinas Pemberdayaan Perempuan Biro Kerjasama Rantau dan sejumlah tenaga PMI, menyambut senang kedatangan perantau tersebut.

Kepulangan tersebut Pemprov kerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumbar, sehingga perantau Minang bisa dibawa kembali ke kampung halamannya.

“Selamat datang kembali ke kampung halaman, kita semua adalah bersaudara, apa yang terjadi di Wamena adalah musibah kita semua, mudah-mudahan kedatangan saudara bisa menjadi obat rindu di kampung,” kata Syaifullah.

Kerusuhan dan pembakaran di Papua dan Wamena hingga menyebabkan Pembakaran dan pembunuhan dimana-mana bagi warga pendatang, membuat mereka trauma dan ramah-ramai ingin Exodus.

“Kepulangan perantau asal Wamena ini semuanya ditanggung oleh bantuan dari ‘Sumbar Peduli Sesama’, kata Syaifullah.

Kepala Biro Bintal dan Kesra selanjutnya menyerahkan bantuan uang saku kepada perantau dengan rincian Dewasa 1 satu juta sementara anak-anak Rp 500.000.

Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) Jayawijaya Zulkifli mengucapkan terima kasih kepada Pemprov yang telah berupaya membawa mereka ke Sumbar.

“Tali persaudaraan ini lebih berharga dari segalanya, ibarat berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, inilah dirasakan oleh saudara-saudara kita Minangkabau, sehingga kami bisa kembali disini,” imbuh Zulkifli.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Jumaidi mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengirimkan bantuan berupa logistik makanan ke tempat pengungsi asal Wamena. (*Z*)

Bagikan