DUTI Percayakan FSB 2,5M Salurkan Batuan Korban Wamena

Iwosumbar.com, Padang – Bantuan terus mengalir kepada koran perantau minang, yang terkena musibah akibat kekacauan terjadinya pembakaran tempat tinggal dan pembunuhan di Wamena.

Setelah ramai-ramai beberapa kelompok organisasi orang Minang baik perantau maupun Pemprov mengumpulkan dana bantuan untuk korban Wamena.

Kali ini bantuan sebesar 2,5 miliar diberikan oleh Dewan Ulama Thariqah internasional – Indonesia (DUTI) berpusat di Turki, khusus pada perantau minang yang menjadi korban.

Bantuan 2,5 miliar tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Mustasyar DUTI, Syekh Maulana Muhammad kepada ketua Forum Sumbar Bersatu (FSB) Butlya Mahyuzil Rahmad dalam bentuk apapun cek 5 lembar masing-masing 500 juta perlembarnya.

“Kita serahkan Bantuan 2.5 khusus untuk warga minang. Kepada forum Sumbar bersatu agar dapat diteruskan kepada masyarakat Minang yang telah menjadi korban Wamena”, ujar Syekh Maulana.

Dalam penyerahan bantuan tersebut di disaksikan oleh sejumlah awak media Cetak Elektronik dan Online dan Humas Polda Sumbar, di salah satu rumah makan di kota Padang, Senin (7/10/2019).

Sementara, Ketua Forum Sumbar Bersatu (FSB) Buya Mahyuzil Rahmad mengatakan sumbangan tersebut segera akan disalurkan dalam waktu dekat.

Dikesempatan itu juga, DUTI membacakan pernyataan sikap nya yang dibacakan langsung oleh ketua Mustasyar Syekh Maulana Muhammad.

Terkait Kerusuhan di Wamena sejak tanggal 23 September 2019 yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan kegiatan teror sebelumnya, dan selalu mengibarkan bendera bintang gejora, Dewan Ulama Thariqah Internasional – Indonesia (DUTI) menyatakan sikap sebagai berikut :

1.Menyatakan bahwa OPM adalah organisasi teroris, karna telah banyak melakukan teror, pembunuhan, dan kerusuhan bagi warga negara yang tidak berdosa.

2.Menuntut kepala pemerintah RI untuk menyatakan bahwa OPM adalah organisasi teroris dan mengusulkan kepada PBB untuk menetapkan OPM sebagai organisasi teroris.

3.Mengajak kepada seluruh anggota Dewan Ulama Thariqah internasional untuk mengusulkan kepada negaranya masing-masing agar menetapkan OPM sebagai organisasi teroris.

Ketua Mustasyar DUTI Syekh Maulana Muhammad Ali Hanafiah Ar Rabbani juga menghimbau agar pernyataan sikap tersebut dijadikan rujukan bagi seluruh umat muslim.

“Pernyataan itu Kami akan pertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT”, tegasnya. (**)

Bagikan