IWOSUMBAR.COM, PADANG -Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar dalam rangkaian peringatan Hari Ayam & Telur Nasional (HATN) 2022, yang dilangsungkan di Bukittinggi menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha).
Dalam sambutan Wakil Gubernur Audy Joinaldy saat membuka pelatihan menyampaikan, umumnya masyarakat muslim berasumsi bahwa daging maupun ayam yang dikonsumsi di Indonesia dipotong secara halal. Lantas sebagai bagian dari perlindungan konsumen, menjadi tugas pemerintah untuk menjaga asumsi itu tetap benar. Salah satunya dengan mengadakan pelatihan juru sembelih halal.
“Apalagi tagline kita kan Sumbar Madani, jadi harus halal madani. Makanya dilakukan pelatihan ini, bukan hanya untuk unggas tapi juga untuk ruminansia,” ujar Wagub.
Dengan adanya pelatihan tersebut, Wagub berharap Sumatera Barat sebagai Provinsi mayoritas beragama Islam dapat terus menjamin agar setiap konsumen muslim terlindungi dalam mengkonsumsi daging dan unggas yang diproses secara halal.
Kepala Dinas Kesehatan Hewan Erinaldi mengatakan kegiatan pelatihan dilangsungkan selama Dua hari
“Meski hasilnya tak terlihat langsung secara fisik, kegiatan pelatihan merupakan upaya pembangunan sumber daya manusia dengan output yang kelak dapat dirasakan masyarakat Sumatera Barat,”
Selain Kepala Disnakeswan Sumbar, Erinaldi dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Bukittinggi, Pelatihan diikuti sebanyak 50 peserta juru sembelih halal dan 50 aparatur fungsional peternakan dan kesehatan hewan. (**)






