Nasional

510 Personel Gabungan Cari Iptu Tomi Hilang Saat Operasi di Papua

5
×

510 Personel Gabungan Cari Iptu Tomi Hilang Saat Operasi di Papua

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
(Ket photo: 510 Personel Gabungan Cari Iptu Tomi Hilang Saat Operasi di Papua)

IWOSUMBAR.COM, PADANG- Sebanyak 510 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Moskona AB 2025 untuk mencari Iptu Tomi Samuel Marbun, mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, yang hilang sejak empat bulan lalu saat memimpin operasi pengejaran kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua Barat.

Apel gelar pasukan dilaksanakan di Mapolres Teluk Bintuni pada Selasa (22/4/2025), dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai Catur Prasetya Polri dan siap berkorban demi bangsa dan negara.

“Sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, kita harus bertanggung jawab, teguh pada prinsip, dan mengutamakan kepentingan negara,” tegas Kapolda.

Personel yang terlibat dalam operasi ini berasal dari unsur Polri, TNI, Basarnas, dan berbagai instansi terkait. Operasi didukung berbagai peralatan seperti perahu spit, long boat, helikopter, drone, serta perlengkapan pencarian dan penyelamatan (SAR).

Sejumlah warga setempat juga turut dilibatkan untuk membantu proses pencarian.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Seluruh unsur yang terlibat mengikuti kegiatan Technical Floor Game (TFG) guna mematangkan strategi dan koordinasi lintas instansi selama operasi berlangsung.

Iptu Tomi dilaporkan hilang pada 18 Desember 2024 setelah diduga hanyut saat menyeberangi Kali Rawara di Kampung Meyah Lama, Distrik Moskona Barat, saat memimpin operasi penangkapan terhadap KKB.

Operasi Moskona AB 2025 menjadi tahap ketiga dari rangkaian pencarian yang sebelumnya telah dilakukan pada 18- 31 Desember 2024 dan 27 Januari- 2 Februari 2025.

Kasus hilangnya Iptu Tomi juga menjadi perhatian nasional. Dalam rapat Komisi III DPR RI pada Senin (17/3), Kapolri diminta membentuk tim pencari fakta yang bekerja di bawah pengawasan langsung Komisi III.