Peristiwa

BPBD Padang Catat 45 Kali Gempa Kecil, dari Segmen Sianok

8
×

BPBD Padang Catat 45 Kali Gempa Kecil, dari Segmen Sianok

Sebarkan artikel ini
Oplus_0
(Ket photo: BPBD Padang Catat 45 Kali Gempa Kecil, dari Segmen Sianok)

PADANG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melaporkan adanya peningkatan aktivitas seismik di wilayah Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir. Sejak 13 Oktober hingga Kamis pagi (16/10), tercatat sebanyak 45 kali gempa bumi dengan magnitudo berkisar antara 1 hingga 3,5.

Kepala BPBD Padang menyebutkan, seluruh aktivitas gempa tersebut berasal dari Segmen Sianok bagian utara, yang merupakan salah satu bagian dari Patahan Besar Sumatra (Sumatra Fault System).

“Untuk wilayah Sumatera Barat, terdapat lima segmen patahan utama, dan dari semuanya, Segmen Sianok merupakan yang paling aktif,” ungkap pihak BPBD.

Segmen Sianok sendiri memiliki rekam jejak panjang aktivitas seismik, di antaranya gempa kembar Padang Panjang tahun 1926 dengan magnitudo M7,1 dan M7,2, serta gempa tahun 2007 dengan kekuatan M6,0 dan M6,1.

BPBD menjelaskan, frekuensi gempa yang tinggi dalam waktu berdekatan dapat menunjukkan dua kemungkinan:

Foreshock, yaitu rangkaian gempa awal sebelum terjadinya gempa yang lebih kuat. Relaksasi segmen patahan, yakni proses alami menuju kestabilan setelah mengalami tekanan.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD mengimbau agar pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana gempa.
“Perlu diperkuat edukasi dan mitigasi di wilayah sekitar sesar aktif, serta masyarakat diminta menjauhi area tebing yang berpotensi longsor,” imbau BPBD Padang.