Berita

Undip Bantu Mesin Pembersih Air Bersih Untuk Sumbar

0
×

Undip Bantu Mesin Pembersih Air Bersih Untuk Sumbar

Sebarkan artikel ini
(Ket photo: Undip Bantu Mesin Pembersih Air Bersih Untuk Sumbar)

PADANG – Krisis air bersih pasca bencana Hidrometeorologi di Sumbar. Universitas Diponegoro (UNDIP) Minggu (21/12) beri bantuan satu unit mesin penjernih air bersih. Bantuan diserahkan oleh Redy Firkarlo, alumni UNDIP asal Padang, dan diterima langsung oleh Gubernur Mahyeldi di Istana Gubernuran.

Bantuan ini sangat berarti bagi daerah yang terdampak bencana, khususnya wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih.

Gubernur Mahyeldi menyatakan keberadaan mesin penjernih air ini akan sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan dampak bencana. Dimana Inovasi teknologi ini mampu mengolah air keruh menjadi air bersih untuk kebutuhan sanitasi ribuan pengungsi. “Ini sangat membantu dalam situasi darurat,” ujar gubernur.

Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan masyarakat, gubernur mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan tersebut.

Dijelaskan Redy Firkarlo, mesin penjernih air (water purifier) tersebut merupakan teknologi berkapasitas tinggi yang dirancang untuk digunakan di daerah terdampak bencana dan wilayah terpencil.

“Mesin ini mampu mengolah air keruh menjadi air bersih untuk kebutuhan sanitasi, bahkan dapat diproses lebih lanjut menjadi air layak minum, dengan kapasitas produksi sekitar 2.000 hingga 5.000 liter per jam atau mencapai 120.000 liter per hari,” jelas Redy.

Mesin penjernih air senilai Rp100 juta tersebut diproyeksikan mampu melayani kebutuhan air bersih hingga 5.000 orang per hari, khususnya bagi para pengungsi dan korban banjir bandang di wilayah yang mengalami kesulitan akses air bersih.