PADANG- Kapolda Sumatera Barat, Gatot Tri Suryanta, meresmikan program bertajuk One Day One Khatam Al-Qur’an di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Rabu (18/2/2026), usai pelaksanaan Salat Subuh berjamaah.
Program ini digagas sebagai upaya memperkuat nilai spiritual dan meningkatkan kedekatan personel kepolisian dengan Al-Qur’an selama bulan suci Ramadan. Kegiatan peluncuran turut dihadiri Ketua DPRD Sumbar, unsur Forkopimda, Pejabat Utama Polda Sumbar, serta Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar. Seluruh jajaran Polres se-Sumatera Barat juga mengikuti secara virtual melalui Zoom Meeting.
Dalam sambutannya, Kapolda mengatakan program tersebut selaras dengan falsafah Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Ia menilai Al-Qur’an bukan hanya sebagai pedoman ibadah, tetapi juga sebagai benteng moral bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas, termasuk dalam menghadapi persoalan serius seperti peredaran narkoba.
“Al-Qur’an harus menjadi benteng utama, baik bagi personel maupun generasi muda. Karena itu, kami melibatkan anggota Polri yang merupakan Qori dan Hafiz untuk membimbing kegiatan ini, mulai dari tingkat Polda hingga Bhabinkamtibmas,” ujar Gatot.
Ia menjelaskan, target satu kali khatam setiap hari diharapkan mampu membentuk karakter personel yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki integritas tinggi. Program ini tidak hanya berfokus pada membaca, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Kepala Biro Kesra. Ia menilai langkah Polda Sumbar menjadi bukti komitmen Polri dalam membangun fondasi spiritual di tengah masyarakat.
“Kita berharap Al-Qur’an menjadi budaya dan gaya hidup di Sumatera Barat. Semoga setiap ayat yang dibaca membawa keberkahan bagi Ranah Minang,” ungkapnya.
Karo SDM Polda Sumbar, Kombes Anissullah M. Ridha, menyebut program ini sebagai bagian dari pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) yang berkelanjutan dalam manajemen sumber daya manusia.
Menurutnya, One Day One Khatam menjadi instrumen penting dalam membentuk personel yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual. Dengan demikian, integritas, keikhlasan, dan sikap humanis anggota Polri semakin dirasakan masyarakat.
Program ini akan dilaksanakan rutin sepanjang Ramadan dengan dipimpin Qori yang telah ditunjuk di tingkat Polda, sementara di tingkat Polres dipandu Qori masing -masing wilayah di bawah koordinasi Kapolres.






