PADANG – Momentum Ramadan dimanfaatkan Universitas Negeri Padang (UNP) untuk mempererat sinergi dan memperkuat kolaborasi melalui kegiatan buka puasa bersama di Auditorium Air Tawar. Kegiatan ini menjadi ajang membangun “jembatan hati” antara civitas akademika dan para mitra strategis.
Dihadiri langsung oleh Rektor UNP, Krismadinata, Ph.D., jajaran pimpinan universitas, anggota senat, serta delegasi mitra perbankan seperti Bank Nagari, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Tabungan Negara, Bank Syariah Indonesia, serta unsur Kepolisian.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa UNP tengah memacu persiapan akreditasi perguruan tinggi guna mempertahankan status “Unggul” pada tahun 2026. Saat ini, sebanyak 92 program studi di UNP telah meraih predikat unggul.
Rektor menekankan perlunya percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia. UNP menargetkan 40 persen dosen berkualifikasi doktor (S3). Selain itu, proporsi Lektor Kepala dan Guru Besar juga ditingkatkan hingga mencapai 30 persen.
“Ini adalah perjuangan kolektif seluruh civitas akademika dan tenaga kependidikan agar UNP tetap unggul,” kata Rektor.
Semangat kebersamaan tersebut turut diperluas melalui rangkaian Safari Ramadan yang digelar di tujuh kabupaten/kota lokasi kampus UNP, mulai dari Sijunjung, Painan, hingga Payakumbuh.
Pada sesi tausyiah, Dr. H. Urwatul Wusqa, Lc., M.A. mengulas makna derajat takwa (la’allakum tattaqun) sebagai fondasi etos kerja dan penguatan karakter institusi. Ia menegaskan bahwa ciri utama orang bertakwa adalah memiliki “respons cepat” terhadap kebaikan.
Sebagai teladan, ia mengangkat kisah Uthman ibn Affan yang menginfakkan hartanya tanpa ragu demi kepentingan umat.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum “hijrah mental” bagi civitas akademika, yakni memperbaiki kekurangan masa lalu dengan komitmen kerja yang lebih berkualitas, penuh integritas, dan pengorbanan.
Ia juga mengajak seluruh hadirin membangun institusi dengan “logika iman”, bukan semata logika matematika yang kaku. Dalam perspektif iman, pengorbanan tenaga, waktu, dan harta untuk kebaikan tidak pernah menghadirkan kerugian, melainkan keberkahan berlipat ganda.
Pesan tersebut diharapkan mampu memotivasi dosen dan tenaga kependidikan untuk bekerja secara ikhlas demi kemajuan UNP, karena setiap kontribusi, meski tak terlihat manusia, tetap bernilai di sisi Allah SWT.
Hangatnya Kebersamaan di Ujung Senja
Acara yang berlangsung khidmat itu mencapai puncaknya saat kumandang azan Magrib bergema. Civitas akademika UNP bersama para mitra strategis melebur dalam suasana hangat berbuka puasa bersama.






