PADANG- Peringatan malam Nuzulul Qur’an yang bertepatan dengan 17 Ramadhan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di Masjid Ukhuwah RW 08 Parupuk Tabing, Kampung Guci, Sabtu malam (7/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ratusan jemaah, tokoh masyarakat, serta para Ninik Mamak setempat.
Malam Nuzulul Qur’an merupakan salah satu momen penting bagi umat Islam. Peristiwa ini menandai turunnya wahyu pertama Al-Qur’an, yakni Surah Al-‘Alaq ayat 1–5, dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira. Peristiwa tersebut menjadi awal dari risalah kenabian dan pedoman hidup bagi umat manusia.

Pada kesempatan itu, penceramah Dr. H. Ikrar Abdi, MA, Dt. Batuah menyampaikan bahwa malam turunnya Al-Qur’an merupakan malam yang sangat mulia dan penuh keberkahan. Ia mengajak umat Islam menjadikan momentum Ramadhan sebagai sarana memperkuat iman dan memperbanyak amal ibadah.
“Ramadhan adalah momentum bagi kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat keimanan, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan jemaah agar memperbanyak ibadah di bulan suci, seperti tadarus Al-Qur’an, salat malam, iktikaf di masjid, serta memperbanyak sedekah kepada sesama, khususnya kepada fakir miskin di lingkungan sekitar.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pengurus Masjid Ukhuwah juga menyalurkan bantuan infak kepada puluhan anak yatim dan warga kurang mampu. Bantuan yang diberikan berupa santunan uang serta beras sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.
Ketua RW 08 yang juga Ketua Pengurus Masjid Ukhuwah, Khairil Anwar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi melalui infak dan dukungan sehingga kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an dapat terselenggara dengan baik.
Ia juga mengingatkan bahwa Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur dalam kurun waktu sekitar 23 tahun tepatnya tepatnya 22 tahun, 2 bulan, 22 hari. Dimana sebagai petunjuk bagi umat manusia.

“Al-Qur’an diturunkan sebagai pedoman hidup bagi manusia agar memperoleh keselamatan di dunia dan akhirat. Karena itu, marilah kita mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari -hari, sebab di dalamnya terdapat sumber kebahagiaan,” ujar Khairil Anwar.





