Friday, September 17

Bertemu Wagub, EGM BIM Coba Bangkit kan Pariwisata Sumbar

IWOSUMBAR.COM, Padang Pariaman – PT Angkasa Pura II (Persero) Cabang BIM selaku pengelola Bandara Internasional Minangkabau terus berbenah dalam memberikan layanan terbaik kepada pengguna jasa Bandara.

Dimasa kondisi pandemi saat ini dibutuhkan langkah konkrit dan strategis stakeholder lainya dalam menjalankan layanan kebandarudaraan.

Sebelumnya pada tahun 2018 merupakan masa dimana jumlah pengguna jasa bandara di BIM mencapai 4,1 juta penumpang, dengan pergerakan pesawat udara per hari mencapai 80 pergerakan.

Jumlah penumpang yang mencapai 10.000 sampai dengan 12.000 per hari sudah menjadikan BIM sebagai salah satu Bandara tersibuk di Indonesia pada kelas bandara menengah.

Memasuki tahun 2019, trend penumpang dan pergerakan pesawat mulai turun, dan puncaknya terjadi pada periode tahun 2020.

Mulai berkurangnya jumlah wisatawan, pebisnis dan para pekerja dari dan ke BIM dikarenakan pandemi dan sampai akhirnya BIM sampai pda periode jalan masa yang sangat memprihatinkan. Dimana jumlah penumpang per hari pernah di angka hanya 800 penumpang. Dan berdampak terhadap segala aspek.

Berkurangnya secara drastis pergerakan penumpang dan pesawat di BIM, berdampak secara ekonomis ke seluruh aspek lanjutan dari Bandara. Mulai dari agen travel, layanan moda darat, petugas ground staff, petugas porter bandara, petugas cleaning service.

Memasuki pertengahan tahun 2021 ini, BIM kembali mencoba menggeliat, mencari solusi dan jalan agar supaya bagaimana Sumatera Barat yang kita banggakan ini kembali bergairah dari seluruh aspek layanan.

Dari sejak awal pandemi, BIM sudah menyediakan layanan gratis PCR test untuk pengguna jasa bandara melalui Pemprov Sumbar yang ditemptkan di area kedatangan.

Standar protokol kesehatan di Bandara selalu dijaga dengan segala upaya, melalui himbauan wajib masker, jaga jarak serta penempatan Handsanitizer disetiap sisi Bandara.

Diketahui, Sumatera Barat memiliki sumber daya alam yang sangat luar biasa dan merupakan anugerah terindah bagi warganya. Sumbar harus bangkit untuk kembali bergairah dalam memberikan layanan wisata aman kepada masyarakat Indonesia.

Hal itulah menjadi topik pembicaraan antara Bang Yos (EGM PT AP II KC BIM) dengan Wagub Sumatera Barat Audy Joinaldy, saat rombongan EGM BIM bertemu dengan Wagub Audy Joinaldy di ruang kerjanya disela sela kesibukan beliau. Kamis (17/6/2021).

Dalam pertemuan, Wagub Sumbar sangat mengapresiasi pernyataan Bang Yos, terkait kesungguhan PT AP II menjadi agen Pemerintahan untuk menjadi garda terdepan dalam mendukung program Pemprov, Pemkab/Kota terkait Pariwisata, Event Nasional.

Juga dibahas Program Kemitraan (CSR) untuk menjadikan Sumbar sebagai destinasi wisata nasional yang ramah kesehatan dan sosial. Dan Wagub menyambut baik rencana audiensi dengan Stake Holder BIM (khususnya airlines).

Humas BIM Fendrick kepada media mengatakan, dalam pertemuan 1 jam tersebut Wagub memberikan solusi solusi konkrit bagi pihak terkait dalam mempersiapkan layanan terbaik bagi masyarakat indonesia.

Menurut Fendrick, peranan influencer, vlogger, dan youtuber serta akun media sosial adalah langkah terbaik, efisien dan tepat sasaran dalam mengejar kunjungan wisatawan ke Sumbar dalam masa pandemi ini.

Para penggiat media sosial tersebut nanti akan mempromosikan semua hal tentang Sumbar didaerah mereka masing masing, dan dipastikan akan mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Sumatera Barat dalam memberikan layanan.

“Tinggal bagaimana semua unsur terkait, bersinergi dalam menyiapkan Sumatera Barat yang luar biasa, dipastikan saat ini kita tidak akan bisa berjalan sendiri sendiri dalam memberikan layanan, sudah saatnya kita semua berkolaborasi bekerjasama untuk Sumatera Barat yang kita cintai ini”, tutupnya. (rel. F)