Kamis, Februari 9

Dari Kito Untuak Kito Basamo, Minang CrEFt Digelar hingga 28 November

Iwosumbar.com, Padang -Kolaborasi Pemerintah Provinsi bersama Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar, menggelar Minangkabau Creative Economy Festival (Minang CrEFt) dengan mengusung tagline “Dari Kito Untuak Kito Basamo” yang digelar di Lapangan Parkir Stadion GOR H. Agus Salim, Padang, Sabtu (26/11).

Prosesi opening ceremony ditandai dengan penyemprotan spray ke layar besar berlogo Minang CrEFt secara bersama-sama oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S Budiman, Gubernur Mahyeldi, Kepala Perwakilan BI Sumbar Wahyu Purnama A, Anggota DPD Leonardi Harmaini, Ema Yohana dan Kapolda, Irjen. Pol Suharyono.

Minang CrEFt digelar hingga 28 November, menurut Wahyu Purnama merupakan bagian untuk mendukung suksesi Visit Beautiful West Sumatera (VBWS) 2023 yang telah dicanangkan sebelumnya, serta mendukung gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Selama ivent, digelar pameran 100 stand UMKM, lomba kreatif Cinta Bangga Paham Rupiah, lomba karnaval kreatif diikuti 1400 peserta dari berbagai unsur, penampilan Band GIGI, Orkes Taman Bunga, hingga talkshow UMKM bersama Andy F Noya.

“Dalam rangka pemulihan ekonomi, perlu pengembangan sumber baru secara masif. Sumbar punya potensi besar di sektor pariwisata, kuliner, craft, dan lainnya. Setelah pencanangan VBWS 2023 pada 9 September 2021 lalu, berkolaborasi dengan Pemprov Sumbar, dilanjutkan dengan Minang CrEFt. Kami berharap iven ini bisa jadi agenda tahunan dan jadi ikon wisata Sumbar. Ruhnya adalah sinergi, kolaborasi dan inovasi, dari kito untuak kito basamo,” ungkap Wahyu.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S Budiman, dalam sambutannya menyampaikan, Setelah Indonesia pulih saatnya sekarang bagaimana membuat Indonesia bangkit.

“Perlu reformasi sektor rill dan dengan ivent ini Sumbar telah melakukan upaya reformasi sektor rill. Semoga kegiatan positif ini bisa terus dikembangkan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi dan UMKM,” kata Aida.

Sedangkan Gubernur berharap ivent Minang CrEFt dapat mewujudkan Geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan memberikan dampak langsung, khususnya di sektor pariwisata serta ekonomi kreatif.

Minang CrEFt juga diharapkan dapat memberi motivasi dan inspirasi kepada UMKM dan industri kreatif untuk terus berinovasi agar dapat menghasilkan produk yang tidak hanya dapat dikonsumsi oleh konsumen lokal, namun juga dapat dinikmati oleh konsumen di luar negeri, sehingga mendukung kebangkitan pariwisata yang pada akhirnya akan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat.

Usai pembukaan, gubernur dan rombongan sempatkan meninjau beberapa stand pameran yang menampilkan berbagai produk kerajinan tenun, songket, dan kuliner khas dari berbagai daerah di Sumbar. (MMC)