Rabu, Juli 24

IPB dan BPDPKS Edukasi Petani Sawit dan Pabrik CPO tentang Manfaat Biochar serta Potensinya

(Ket Poto: Gelaran Workshop IPB Hari ke Dua di Truntum Hotel Padang)

IWOSUMBAR.COM, PADANG -PUSAT Penelitian Surfaktan dan Bioenergi, Institut Pertanian Bogor bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Mendorong Karbonisasi Tandan Kosong Kelapa Sawit untuk Meningkatkan Efisiensi Pemupukan dan Kesuburan Tanah pada Perkebunan Sawit

Hal itu di bahas dalam gelaran workshop digelar oleh Institut Pertanian Bogor bekerja sama BPDPKS, selama dua hari Kamis 4 -5 Juli
2024 di Hotel Truntum Padang.

Ketua Pelaksana Ketua Pelaksana Prof. Dr. Erliza Hambali mengatakan, di tahun 2024, Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi, Institut Pertanian Bogor, bekerja sama dengan BPDPKS dalam upaya karbonisasi tandan kosong kelapa sawit untuk memanfaatkannya sebagai Soil Conditioner*.

Prof. Dr. Erliza Hambali kepada media pada keterangannya menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari workshop tahun sebelumnya yang telah dilaksanakan di enam kota.

” Yaitu di Bogor, Medan, dan Balikpapan dengan dukungan dari APOLIN”.

Dikatakan, Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) adalah hasil samping pengolahan tandan buah segar sawit menjadi CPO, dengan produksi mencapai 47 juta ton pada tahun 2022 dan proyeksi meningkat hingga 103 juta ton pada 2050.

“Meskipun berlimpah, penggunaan TKKS saat ini terbatas pada kompos, mulsa, dan pengerasan jalan, sementara sebagian besar masih ditimbun atau dibakar”,.

Salah satu pendekatan bernilai tambah adalah melalui karbonisasi TKKS menjadi Biochar, yang digunakan sebagai Soil Conditioner untuk meningkatkan kesuburan tanah dan efisiensi pemupukan.

“Ini menjadi penting mengingat bahwa biaya pemupukan merupakan biaya terbesar dalam budidaya kelapa sawit, mencapai 80% dari biaya operasional perkebunan”, .

Dengan menggunakan Biochar, penelitian menunjukkan potensi untuk mengurangi penggunaan pupuk NPK hingga 20%, sambil menjaga kualitas tanah dan mengurangi emisi CO2.

“Workshop ini bertujuan untuk mengedukasi petani dan pabrik CPO tentang manfaat Biochar serta potensinya dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan sawit”, .

Sponsor utama kegiatan ini adalah BPDPKS, dengan dukungan dari Universitas Andalas (Unand) Padang. Kegiatan ini diharapkan memberikan pandangan yang lebih luas tentang potensi ekonomi, sosial, dan lingkungan dari pemanfaatan Biochar dari Tandan Kosong Kelapa Sawit. (**)