Monday, October 25

Marhaen: Kota Pariaman Siap Sinergi Pariwisata dengan Agam

(Ket Poto, ki-ka,Zuhrizul, Bupati Agam Marhaen dan Heri Sugiarto)

Iwosumbar.com, Agam – Kepala Dinas Pariwisata Kota Pariaman, Marhaen mengatakan melihat Lawang Park, sebagai pintu masuk yang luar biasa bagi dunia pariwisata di Kabupaten Agam.

“Pariwisata itu simple, Pariwisata itu adalah bisnis kebahagiaan. Orang yang datang bahagia dan yang menunggu juga bahagia,” ujar Marhaen dalam Diskusi 13 JPS yang dipandu Koordinator Heri Sugiarto dengan tema “Eksplor Pariwisata Agam yang Berkombinasi dengan Kota Pariaman” Rabu (13/10/2021) di Lawang Park.

Marhaen Kadis Pariwisata Pariaman, menyebutkan dari pariwisata daerah dan masyarakat bisa menjadi tumbuh perekonomian. Karena, wisatawan yang datang pasti membelaja, apalagi kalau mereka senang dengan objek wisata yang ditawarkan daerah tentu mereka merasa nyaman.

“Kabupaten Agam, Lawang menjadi pintu masuk yang tepat tentunya harus didukung masyarakat yang ramah dan ninik mamak agar wisatawan bisa betah dan selalu ingin kembali lagi,” ungkap Marhaen.

Bagi Kota Pariaman sendiri kata Marhaen dalam pariwisata masukan PAD baru sekitar 10 persen. Beda dengan Bali yang pariwisatanya sudah mampu menyumbang PAD hingga 80 persen.

“Jadi, terima kasih pada JPS yang menyambungkan Agam dengan Kota Pariaman dalam upaya mensinergikan objek wisata agar sama-sama menguntungkan bagi kedua daerah dan masyarakatnya,” jelas Marhaen.

Marhaen mengaku bahwa Kota Pariaman siap berkontribusi dengan Agam dalam mengelola objek wisata.
Bagaimana wisatawan ke Kota Pariaman juga dikombinasikan dengan objek wisata di Agam.

“Kota Pariaman punya unggulan objek wisata laut, sementara Agam wisata alam dan gunung. Ini kombinasi yang luar biasa. Kita punya Pariaman Culture Everyday, yang bisa bersinegi dengan Agam,” katanya.

Koordinator Jaringan Pemred Sumbar (JPS) Heri Sugiarto , sebelumnya memaparkan bahwa diskusi JPS dilakukan setiap sebulan dengan narasumber yang terus berganti.

“JPS hadir di Sumbar dengan semangat untuk memberikan kontribusi dalam mendorong pembangunan Sumbar dalam berbagai sisi, apalagi terkait isu-isu aktual,” ujar Heri,

Mantan Pemred Harian Padang Ekpress yang kini jadi menejer.
Karena itu, berangkat dari awal deklarasi JPS tanggal 13, maka oleh JPS dijadikan tradisi diskusi yang diberi nama Diskusi Tigabelasan.

“Berbagai tema kita angkat dalam diakusi bulanan tiap tanggal 13 ini, sebaga bagian kita untuk ikut hadir dalam pembangunan Sumbar,” ungkap Heri.

Diskusi 13an di Lawang Park berlangsung asik dan seru dengan suasana diterangkan oleh api unggun.

Diskusi sendiri dihadiri langsung boleh Bupati Agam Andiwarman juga menghadirkan Owner Lawang Park, Mak Etek Zuhrizul, Kadis Pariwisata Agam Satria dan Surya Candra yang mewakili anggota DPRD Sumbar Rinaldi. Serta dihadiri sekitar 20 anggota JPS. (/ )

Leave a Reply