Minggu, Oktober 2

Pemerintah Akhirnya Naikan Harga Pertalite dan BBM Lainya

(Ket poto, siaran pers di Istana Negara Sabtu 3/9/2022)

IWOSUMBAR.COM, PADANG – Pemerintah akhirnya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi. Hal ini diumumkan langsung oleh Presiden Jokowi beserta Mentri terkait di Istana Negara Sabtu (3/9/2022).

Jokowi akhirnya memutuskan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Harga Pertalite diputuskan naik dari Rp7.650 jadi 10.000 per liter.

Sebelumnya Kabar akan dinaikkannya harga BBM ini sudah diumumkan oleh Mentri Keuangan beberapa pekan terakhir. Tentunya kabar kenaikan bbm ini sempat menjadi perdebatan sejumlah tokoh dan ditentang oleh warga dan mahasiswa.

Presiden Jokowi mengatakan, menaikkan harga BBM dilakukan, adalah sebuah pilihan terakhir dari pemerintah.

“Yaitu dengan mengalihkan subsidi BBM. Sehingga harga beberapa jenis BBM yang selama ini subsidi akan alami penyesuaian,” kata Jokowi dalam siaran Pers bersama Menteri Terkait ditayangkan akun Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (3/9/2022).

Mentri ESDM, Arifin Tasrif mengumumkan. ,”Untuk harga
Pertalite dari Rp7.650 menjadi 10.000 per liter. Solar subsidi dari Rp5.150 jadi Rp6.800 per liter, Sementra, BBM Pertamax juga mengalami kenaikan dari Rp12.000 jadi Rp14.500 per liter,” .

Ini berlaku 1 jam sejak diumumkan, pada pukul 14.30 WIB,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif.

Jokowi mengatakan, anggaran subsidi pemerintah sudah meningkat 3 kali lipat dari Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun dan itu akan meningkat terus.

Lebih dari 70% subsidi justru dinikmati oleh kelompok masyarakat yang rata-rata mampu, yaitu para pemilik mobil pribadi.

“Mestinya uang pemerintah itu diberikan untuk subsidi bagi masyarakat kurang mampu. Subsidi harus menguntungkan masyarakat kurang mampu,” kata Presiden . (**)