Kamis, Februari 9

Pemprov & Steakholder Rakor Optimalisasi Penerimaan Pajak Bahan Bakar

IWOSUMBAR.COM, PADANG -PAD (Pendapatan Asli Daerah) Sumatera Barat tahun 2022 mencapai angka 2,7 Triliun Rupiah, dari komponen pajak daerah sebesar Rp2,1 Triliun, salah satunya berasal dari Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar Rp538,3 miliar atau kurang lebih hampir 25 persen dari penerimaan sektor ini.

Penerimaan tersebut dikatakan nomor dua, setelah dari pajak kendaraan bermotor, yakni sekitar Rp795 Millyar Rupiah.

“Pada tahun 2022, PBBKB meningkat sekitar 3 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini sudah seyogyanya dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah,”. Demikian disampaikan oleh Wakil Gubernur Audy Joinaldy pada Rakor Pemprov dengan Stakeholder terkait, dalam rangka optimalisasi penerimaan pajak bahan bakar kendaraan bermotor BPKB tahun 2022, Jum’at (2/12/22).

Yang dapat dioptimalkan menurut Wagub salah satunya program digitalisasi seperti Mypertamina. Program ini diharapkan dapat mengatasi ketimpangan-ketimpangan dalam pengelolaan dan distribusi bahan bakar, agar bisa terpantau dengan baik dan masyarakat mendapatkan porsi yang sesuai.

“Agar semua bisa teroptimalisasi dengan baik, perlu dilakukan digitalisasi, sehingga semua bisa terpantau” ujar Wagub Audy.

Demikian juga dengan dukungan teknologi maupun berbagai dukungan lainnya dari stakeholder yang terlibat dalam PBBKB harus memumpuni agar optimalisasi program yang berjalan baik sesuai harapan.

Rakor turut dihadiri Ketua Hiswana Sumbar, Kepala Dinas SDM, Kepala UPTD Pengelolaan Perangkat Daerah, serta pengusaha-pengusaha SPBU di Sumatera Barat. (MC)