Minggu, Januari 16

Peringatan BBKT ke- 61, Gubernur Lepas Tukik Di Pariaman

Iwosumbar.com, Pariaman- Diisi dengan orang intelektual, Karang Taruna di Sumbar diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam berbagai hal untuk Sumatera Barat khususnya dalam aktivitas sosial masyarakat serta lingkungan.

“Para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna diharapkan dapat terjun langsung ke lapangan,untuk memberikan kontribusi positif terutama dibidang sosial kemasyarakatan”

Demikian kata Gubernur saat memberikan sambutan dalam rangka kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) , pelepasan tukik dan Bulan Bakti Kesetiakawanan Sosial (BBKS) tingkat Provinsi Sumbar, di Pantai Mangguang Ampalu, Pariaman, Minggu (24/10/2021).

Karang taruna harus jadi organisasi yang solutif, pemuda-pemudanya harus berkarya dan berkontribusi untuk daerahnya. Untuk itu Gubernur Mahyeldi minta pemerintah daerah memberikan dukungan dan dorongan dalam kegiatan kepemudaan.

“Apalagi kota Pariaman merupakan kota pariwisata yang sudah terkenal diberbagai daerah dan negara lain,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) dan Bulan Bakti Kesetiakawanan Sosial (BBKS), Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah berharap kelestarian satwa penyu dapat terus terjaga.

“Saya sangat apresiasi kegiatan ini, pelepasan tukik ini untuk melestarikan satwa penyu yang semakin menurun populasinya dan kita harapkan agar tidak punah,” ucapnya.

Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan ini merupakan sejarah, dimana setelah Karang Taruna hadir di Kota Pariaman pada kegiatan Bulan Bhakti Karang Taruna (BBKT) ke 61 dan Bulan Bhakti Kesetiakawanan Sosial (BBKS) ke 64 Tahun 2021, menjadi momentum untuk penguatan jejaring kemitraan antara pemerintah dan generasi muda.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang berasal dari berbagai daerah se Sumbar yang suka rela mengikuti acara BBKT dan BBKS selama dua hari di Kota Pariaman,” ujar Genius.

Adapun kegiatan Bulan Bhakti di Pariaman adalah berupa penanan pohon, bedah rumah, pengobatan gratis dan penebaran bibit ikan di sungai, bantuan kursi roda, bantuan kaki palsu, bantuan alat bantu dengar bagi disabel, dan bantuan masker dan vitamin bagi masyarakat terdampak COVID-19.

Karang Taruna harus mampu berkontribusi untuk daerah, apalagi ditengah pandemi COVID-19 saat ini. (n)