PADANG- Universitas Negeri Padang ikut perkuat budaya akademik dengan menggelar Workshop Penguatan Publikasi Akademik Dosen melalui Buku Ajar, Referensi, dan Monograf, Rabu (29/4/2026), di Ruang Sidang Senat kampus tersebut. Kegiatan ini diikuti sekitar 90 dosen dan merupakan lanjutan dari pelatihan sebelumnya yang telah dilakukan secara daring.
Tidak hanya berfokus pada penulisan buku, workshop ini juga membahas strategi publikasi artikel ilmiah di jurnal bereputasi serta berbagai bentuk karya akademik lain yang menjadi indikator kinerja dosen.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Inovasi UNP, Anni Faridah, yang mewakili rektor, menyampaikan apresiasi kepada narasumber Mitrayana atas kontribusinya dalam berbagi pengalaman dan wawasan terkait publikasi ilmiah.
Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen UNP untuk terus mendorong dosen lebih produktif menghasilkan karya ilmiah, baik dalam bentuk buku ajar, referensi, maupun monograf. Menurutnya, bagi seorang profesor, menulis dan menerbitkan buku merupakan kewajiban akademik yang perlu dipersiapkan sejak awal karier.
“Publikasi ilmiah tidak terbatas pada artikel jurnal, tetapi juga buku yang memiliki peran penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus mendukung kemajuan karier dosen,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Publikasi dan Hak Kekayaan Intelektual LPPM UNP, Ifdil, menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan capaian publikasi dosen. Ia mengakui, meski sempat mengalami penurunan pada 2025, tren publikasi kini mulai menunjukkan peningkatan.
“Tahun 2026 menjadi momentum untuk kembali mendorong produktivitas, baik dalam penulisan buku maupun artikel ilmiah yang terindeks internasional seperti Scopus,” jelasnya.
Melalui workshop ini, UNP berharap dapat memperkuat tradisi akademik yang produktif serta meningkatkan kontribusi dosen dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui karya-karya berkualitas. (R)











