BeritaOlahragaPolitik

Andre R Siap Mundur dari SPFC, Sengkarut Utang Klub, Pemain dan Ketidakpuasan Suporter

×

Andre R Siap Mundur dari SPFC, Sengkarut Utang Klub, Pemain dan Ketidakpuasan Suporter

Sebarkan artikel ini
(Ket Photo: Andre R Siap Mundur dari SPFC, Sengkarut Utang Klub, Pemain dan Ketidakpuasan Suporter)

PADANG – Presiden klub Semen Padang FC, Andre Rosiade, menyatakan dirinya bersama jajaran manajemen baru siap mundur jika suporter tidak puas dengan kinerja mereka. Namun, ia mengingatkan bahwa mengelola klub sepak bola profesional membutuhkan anggaran besar, terutama untuk memenuhi kebutuhan tim hingga akhir musim 2026/2027.

Pernyataan tersebut disampaikan Andre saat menjelaskan kondisi keuangan Kabau Sirah yang masih dibebani utang dari musim sebelumnya alias bangkrut. Ia menyebut total utang klub mencapai Rp 26 miliar, sehingga menjadi salah satu persoalan yang harus diselesaikan oleh manajemen.

Andre mengatakan, manajemen baru telah mengeluarkan dana sebesar Rp 25, miliar lebih untuk memenuhi berbagai kebutuhan klub. Sementara itu, PT Semen Padang selaku pemilik klub disebut telah mengucurkan dana Rp 8,5 miliar hingga Oktober 2026.

Baca Juga  Persik Kediri Permalukan Kabau Sirah 3-0 di Haji Agus Salim

“Kalau memang teman- teman suporter tidak puas dengan kinerja kami, saya sebagai presiden klub dan teman- teman manajemen baru siap mundur. Silakan jika ada yang maju mengurus,” kata Andre, Senin (26/10/2026).

Menurut Andre, kebutuhan anggaran Semen Padang FC hingga akhir musim diperkirakan mencapai Rp 75 miliar. Dana tersebut dibutuhkan untuk membiayai operasional tim, melakukan pembenahan, serta mengevaluasi pemain agar performa klub dapat meningkat.

Dia meminta suporter memahami kondisi keuangan klub sebelum memberikan penilaian terhadap kinerja manajemen. Andre menegaskan bahwa dirinya dan jajaran manajemen bukan pemilik klub, tetapi telah berkomitmen mengeluarkan dana untuk membantu pembiayaan tim selama satu musim kompetisi.

Baca Juga  Arema FC Tundukkan Semen Padang FC 2-1 di Padang

“Kami sudah keluar Rp 25,5 miliar. Itu risiko kami sebagai pengurus. Kalau kami mundur, silakan urus tim ini. Anda harus bisa mencari sekitar Rp 50 miliar untuk kebutuhan sampai akhir musim,” kata dia

Prihal persoalan tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari tantangan pembiayaan yang perlu diselesaikan agar pengelolaan klub berjalan lebih baik. Ia pun mempersilakan pihak yang ingin mengambil alih pengelolaan klub untuk mempersiapkan pendanaan yang diperlukan hingga kompetisi berakhir.

Untuk diketahui sampai pada saat ini di pekan 7 BRI Liga ll Posisi Tim SPFC masih berada di papan tengah dengan Poin 10. Sementara uncak Klasmen diduduki Tim PSTS Pekan Baru 18 Poin.