PADANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) di Kota Padang tetap digelar pada Sabtu (17/10/2026), meski kualitas udara dilaporkan berada pada kategori tidak sehat dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 181 dan parameter kritis PM2,5.
Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 300 peserta dari berbagai sekolah ini memunculkan pertanyaan mengenai prioritas keselamatan pelajar di tengah kabut asap.
Penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi sorotan karena sekolah-sekolah di Kota Padang telah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sejak Rabu (14/10/2026) sebagai respons terhadap memburuknya kualitas udara. Kegiatan upacara pembukaan dan berbagai perlombaan yang melibatkan siswa tingkat SD hingga SLTA.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, mengatakan kegiatan HUT PMI telah beberapa kali mengalami penundaan sebelum akhirnya dilaksanakan pada bulan Oktober.
“Ya, sebenarnya PMI ini sudah beberapa kali menunda, ya. Pertama, September. Jadi, ini sebenarnya sudah tiga hari sebelum acara sekolah kita dengan PJJ,” ujar Yopi.
Ia menjelaskan, panitia telah mengarahkan peserta untuk menggunakan masker dan melaksanakan sejumlah agenda di dalam ruangan guna mengurangi paparan kabut asap.
“Bagi peserta, pakai masker. Dan juga dilaksanakan di ruangan, di dalam ruangan. Namanya di luar ruangan, dan dia juga terpapar,” katanya.
Meski langkah perlindungan telah disiapkan, pelaksanaan kegiatan yang mengumpulkan ratusan pelajar dari berbagai sekolah tetap memerlukan pertimbangan risiko kesehatan.
Yopi mengatakan kebijakan pembelajaran jarak jauh akan kembali dievaluasi berdasarkan perkembangan kualitas udara pada Minggu (18/10/2026). Jika kondisi belum membaik, PJJ berpeluang diperpanjang selama tiga hari.
Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara menjadi salah satu pertimbangan dalam melindungi kesehatan siswa. Karena itu, kegiatan di luar pembelajaran reguler yang melibatkan banyak pelajar juga perlu mempertimbangkan tingkat risiko dengan prinsip kehati-hatian yang sama.
Ketua PMI Kota Padang, H. Zulhardi Z. Latif dalam keterangan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang semestinya dilaksanakan pada September, bertepatan dengan HUT PMI pada 17 September. Namun, pelaksanaannya ditunda selama satu bulan karena kondisi kabut asap.
Dikatakan Zulhardi, PMI harus hadir dalam berbagai situasi bencana dan tidak boleh berdiam diri ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Kita Palang Merah (PMI) ini sebenarnya setiap bencana apa pun dia harus keluar, bukan berdiam diri,” ujarnya.
Zulhardi mengatakan rangkaian peringatan HUT PMI ke-81 meliputi lomba tandu, lomba mewarnai, manajemen posko, dan seminar. Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 300 peserta yang terdiri atas anggota Palang Merah Remaja (PMR) Mula, PMR Madya, PMR Wira, serta Korps Sukarela (KSR) dari berbagai sekolah di Kota Padang.





