PADANG – Kebakaran terjadi di kawasan pertokoan di Jalan Jawa Gadut, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin (12/10/2026) pagi, menghanguskan sejumlah bangunan usaha dan rumah petak.
Peristiwa kebakaran diduga bermula dari gudang bahan bakar minyak (BBM) di sebuah ruko itu menyebabkan satu orang mengalami luka bakar dan 22 warga terpaksa mengungsi.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mencatat laporan kebakaran diterima pukul 07.35 WIB. Petugas langsung diberangkatkan dan melakukan proses penanganan kebakaran dinyatakan selesai selang beberapa jam kemudian.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula ketika seorang saksi yang berada di teras toko konter telepon seluler mendengar suara ledakan dari bangunan di sebelahnya yang digunakan sebagai gudang BBM. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Damkar Kota Padang.
Hingga laporan disusun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Tujuh Bangunan dan Sejumlah Kendaraan Terdampak.
Dampak kebakaran cukup luas. Objek yang terdampak meliputi tiga ruko, dua toko, dua rumah petak berbahan kayu, dua unit gerobak kontainer minuman, serta satu pom mini. Selain itu, dua unit bentor dan tujuh sepeda motor turut terdampak kobaran api.
Damkar Kota Padang memperkirakan luas area yang terbakar mencapai 35 x 10 meter persegi. Sementara itu, satu ruko dilaporkan mengalami kerusakan ringan.
“Akibat kejadian tersebut, satu orang bernama Isul, yang dalam laporan Damkar berusia 47 tahun, mengalami luka bakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini”, sebut petugas damkar.
Sebanyak lima kepala keluarga dengan total 22 orang terdampak dan harus mengungsi. Petugas juga mencatat terdapat dua bangunan lain yang berpotensi terdampak, dengan luas area yang terancam mencapai 20 x 15 meter persegi.
10 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan guna memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas. Armada tersebut terdiri atas delapan unit Damkar Kota Padang, satu unit Damkar Semen Padang, dan satu unit Damkar Universitas Andalas (Unand).
Sebanyak 85 personel terlibat dalam penanganan kebakaran. Mereka bekerja bersama unsur TNI, Polri, PLN, Palang Merah Indonesia (PMI), pihak Kelurahan Limau Manis, serta unsur kebencanaan lainnya.
Damkar Kota Padang memperkirakan kerugian material akibat kejadian tersebut mencapai Rp3 miliar. Di sisi lain, nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan sekitar Rp500 juta.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan usaha yang menyimpan bahan mudah terbakar seperti BBM. Warga juga diminta segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan Padang Sigap 113 agar petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin.











