BeritaNasional

Maulid Nabi di Masjid Ukhuwah Parupuk Tabing, Teladani Cahaya Rasullullah

×

Maulid Nabi di Masjid Ukhuwah Parupuk Tabing, Teladani Cahaya Rasullullah

Sebarkan artikel ini
(Ket Photo Maulid Nabi di Masjid Ukhuwah Parupuk Tabing, Teladani Cahaya Rasullullah / Ustadz Rusdi dan Ketua konsi masjid Zainal Zein).

PADANG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar di Masjid Ukhuwah, RW 08 Parupuk Tabing, Kampung Guci, Kota Padang, Selasa malam (25/8/2026), usai salat Isya.Kegiatan yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah tersebut dihadiri para ninik mamak, ketua RT, pengurus dan jemaah Masjid Ukhuwah, serta warga RW 08 Parupuk Kampung Guci.

Ketua Masjid Ukhuwah sekaligus Ketua RW 08 Kampung Guci, Khairil Anwar, dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, mempererat ukhuwah, menjaga persatuan, dan meningkatkan akhlak.

“Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, mempererat ukhuwah, merawat persatuan, dan memperbaiki akhlak,” ujar Khairil Anwar.

(Ket Photo: Ketua Masjid Ukhuwah Juga Selaku Ketua RW 08 Kampung Guci Parupuk Tabing Khairil Anwar, Beri Santunan Sosial Pada Anak Yatim)

Ia juga mengingatkan bahwa Rasulullah SAW merupakan teladan terbaik bagi umat Islam. Hal tersebut sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Ahzab ayat 21 yang menjelaskan bahwa pada diri Rasulullah terdapat suri teladan yang baik bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah dan hari akhir.

Baca Juga  Padang Alami Deflasi, BI Sebut Harga Cabai hingga Diskon Air Jadi Faktor Utama

Sementara itu, penceramah Ustadz Drs. Rusdi Firmansyah menyampaikan kisah perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, mulai dari kelahirannya hingga perjuangan beliau dalam menyebarkan ajaran Islam.

Dalam ceramahnya, Rusdi Firmansyah mengisahkan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang secara umum dikaitkan dengan Tahun Gajah, ketika pasukan bergajah pimpinan Abrahah dari Yaman berusaha menyerang Ka’bah. Peristiwa tersebut dikenal dalam sejarah Islam dengan kisah pasukan burung Ababil.

Ia juga menceritakan berbagai fase kehidupan Rasulullah SAW, termasuk pengalaman beliau sejak usia muda, peristiwa yang berkaitan dengan Hajar Aswad, serta perjalanan turunnya wahyu hingga Al-Qur’an menjadi kitab suci umat Islam.

Menurutnya, perjalanan hidup Rasulullah SAW memberikan banyak pelajaran mengenai kepemimpinan, keberanian, kejujuran, amanah, serta kepedulian terhadap sesama.

Baca Juga  KAI Sumbar Dukung Transisi Energi Nasional, Bertahap Gunakan Biodiesel B50

“Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah. Lebih dari itu, Maulid menjadi kesempatan bagi kita untuk kembali meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW,” pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

(Ket Photo: Penceramah Ustadz Des Rusdi Firmansyah)

Dalam kesempatan itu juga ditekankan bahwa kekuatan seorang pemimpin tidak hanya terletak pada kewenangan yang dimiliki, tetapi juga pada keteladanan, kejujuran, amanah, keberanian membela kebenaran, serta kasih sayang kepada sesama.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, pengurus Masjid Ukhuwah turut membagikan rezeki kepada belasan anak yatim yang tinggal di sekitar masjid.

Kegiatan Maulid Nabi tersebut ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh jemaah serta masyarakat senantiasa mendapat keberkahan, mampu meneladani akhlak Rasulullah SAW, dan termasuk umat yang memperoleh syafaat Nabi Muhammad SAW di Yaumil Akhir.