BeritaEkonomiNasional

Pemprov Sumbar Perluas Akses Kesempatan Kerja lewat Job Fair Online 2026

×

Pemprov Sumbar Perluas Akses Kesempatan Kerja lewat Job Fair Online 2026

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

PADANG — Pemprov Sumbar terus berupaya memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat melalui penyelenggaraan Job Fair Online Sumbar 2026. Sebanyak 1.342 posisi pekerjaan dari 43 perusahaan, tersedia dalam bursa kerja yang berlangsung pada 4–10 November 2026 tersebut, sebagai salah satu upaya membantu menekan angka pengangguran di daerah.

Gubernur Mahyeldi membuka kegiatan tersebut di Auditorium Gubernuran Sumbar, Rabu (4/11/2026). Kegiatan Job Fair tersebut dilaksanakan secara daring melalui platform SiapKerja milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI, kegiatan ini memungkinkan pencari kerja mengakses informasi lowongan dan mengikuti proses rekrutmen secara lebih mudah tanpa harus datang langsung ke lokasi.

Mahyeldi mengatakan, perluasan kesempatan kerja harus diikuti dengan upaya memastikan tenaga kerja dapat terserap sesuai kompetensi dan kebutuhan perusahaan. Menurutnya, keberhasilan sebuah job fair tidak cukup diukur dari banyaknya perusahaan atau jumlah lowongan yang tersedia, tetapi dari dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja dan penurunan angka pengangguran.

Baca Juga  87 Lolos Administrasi KI, Adrian: Banyak Pengabdian dan Usap Dada

“Keberhasilan job fair bukan diukur dari banyaknya perusahaan atau jumlah lowongan yang ditampilkan. Keberhasilannya adalah ketika pencari kerja mendapatkan pekerjaan, perusahaan memperoleh tenaga kerja yang kompeten, dan angka pengangguran di Sumatera Barat benar- benar menurun,” kata Mahyeldi.

Mahyeldi juga mengapresiasi 43 perusahaan yang telah berpartisipasi menyediakan 1.342 formasi pekerjaan. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan lebih rutin sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan kerja. Kepada para pencari kerja, ia mengingatkan agar mencermati persyaratan setiap posisi serta mempersiapkan biodata atau Curiculum Viate (CV) dan dokumen pendukung secara lengkap dan sesuai ketentuan.

Selain itu, Pendidikan vokasi, SMK, dan lembaga pelatihan perlu terus diperkuat agar mampu menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja.

Baca Juga  Putusan MK: Polisi Aktif Dilarang Rangkap Jabatan Sipil

Kepala Pusat Pasar Kerja Kemenaker RI, Nur Hidayat menjelaskan bahwa persoalan pengangguran tidak semata- mata disebabkan terbatasnya lowongan pekerjaan, tetapi juga ketidaksesuaian kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan (mismatch). Melalui Karirhub dalam ekosistem SiapKerja, Kemenaker berupaya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara lebih efektif berdasarkan kualifikasi dan kebutuhan masing- masing.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar, Firdaus Firman melaporkan bahwa hingga Rabu pagi (4/11) tercatat sebanyak 43 perusahaan telah bergabung dengan total 1.342 formasi jabatan.

“Jumlah pencari kerja yang telah mendaftar mencapai 2.658 orang. Seluruh proses rekrutmen dilaksanakan secara daring melalui laman siapkerja.kemnaker.go.id selama 4–10 November 2026”, . (bud)