BENGKULU – Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bilateral hasil kerja sama dengan Universitas Bengkulu (UNIB) pada 12–13 Juli 2026 di Kabupaten Seluma dan Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu.
Kegiatan bertujuan memastikan pelaksanaan KKN berjalan sesuai rencana sekaligus memperkuat kolaborasi kedua perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.
Sebanyak 10 mahasiswa UNP mengikuti program KKN Bilateral di Kabupaten Seluma yang ditempatkan di sejumlah desa, yakni Sengkuang, Tanjung Seru, Padang Rambun, Keban Agung, Pasar Ngalam, Lunjuk, serta Kelurahan Air Periukan.
Tim Monev UNP diwakili Dr. Syaiful Haq, M.Pd.T. dan Bulat Siregar. Sementara itu, tim UNIB dipimpin Rektor Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si., bersama jajaran pimpinan universitas, Kepala KP3KKN Lindung Zalbuin Mase, Ph.D., serta para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Selama monitoring, tim mengevaluasi kondisi mahasiswa di lokasi, proses adaptasi dengan masyarakat, kenyamanan selama menjalankan KKN, hingga efektivitas program kerja. Masukan dari pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa juga dihimpun sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan KKN berikutnya.
Mahasiswa menjalankan berbagai program unggulan, di antaranya pengolahan sampah organik menjadi pupuk dan sabun cuci, edukasi pencegahan stunting, literasi hukum, sosialisasi pencegahan perundungan (bullying), serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhan masing-masing desa.
UNP menilai KKN Bilateral menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama antarpenguruan tinggi sekaligus memberikan pengalaman belajar di luar kampus bagi mahasiswa.
Program ini juga diharapkan mendukung peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat, pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Tambahan (IKT), serta berkontribusi terhadap implementasi Asta Cita Pemerintah dan pencapaian sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs).





