PADANG – FAKULTAS bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (FBS UNP) menginisiasi langkah strategis untuk mahasiswa lulus tepat waktu melalui Workshop Percepatan Lulusan. Kegiatan digelar oleh Departemen Bahasa dan Sastra Inggris ini ditujukan bagi mahasiswa angkatan 2022 yang ditargetkan menyelesaikan studi pada 2026.
Dalam sambutan pembukaan, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni FBS UNP, Dr. Havid Ardi, menegaskan bahwa percepatan masa studi menjadi elemen penting dalam mendukung capaian akreditasi program studi maupun institusi.
Menurutnya, keberhasilan mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu tidak hanya bergantung pada individu, tetapi juga pada kualitas layanan akademik dan sistem penjaminan mutu yang berjalan efektif.
Ia mengingatkan mahasiswa untuk menjaga konsistensi dan disiplin selama proses penyusunan tugas akhir. Selain itu, komunikasi aktif dengan dosen pembimbing dinilai menjadi kunci utama dalam memperlancar proses akademik. Evaluasi lulusan melalui tracer study juga terus didorong guna meningkatkan kualitas pendidikan dan keterlibatan alumni.
Workshop ini dirancang sebagai wadah pendampingan intensif yang mencakup motivasi, strategi akademik, hingga penguatan teknis dalam penyelesaian tugas akhir. Kegiatan berlangsung selama satu hari dengan fokus pada peningkatan kesiapan mahasiswa menghadapi tahap akhir perkuliahan.
Ketua panitia, Sitti Fatimah, menyebutkan bahwa workshop ini bertujuan membantu mahasiswa agar lebih terarah dan sistematis dalam merampungkan studi. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang, manajemen waktu yang baik, serta konsistensi dalam menulis.
Sementara itu, Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Dr. Yuli Tiarina, menyoroti pentingnya menjaga ritme kerja pasca seminar proposal. “Kegiatan ini kita harapkan mahasiswa tetap produktif hingga tahap akhir dan menargetkan peningkatan angka kelulusan tepat waktu hingga 40 persen”, ujarnya.
Kelulusan tepat waktu sendiri menjadi indikator penting dalam penilaian kinerja program studi, baik dalam akreditasi maupun Indikator Kinerja Utama (IKU). Secara umum, masa studi sarjana ditargetkan berada dalam rentang 3,5 hingga 4 tahun.
Upaya ini juga sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin keempat tentang pendidikan berkualitas, melalui peningkatan akses dan keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi.











