NasionalBerita

Menaker Resmikan Sumur Bor di Koto Tangah, Ribuan Anak Muda Dapat Pelatihan IT

×

Menaker Resmikan Sumur Bor di Koto Tangah, Ribuan Anak Muda Dapat Pelatihan IT

Sebarkan artikel ini
Ket photo: Menaker Resmikan Sumur Bor di Koto Tangah, Ribuan Anak Muda Dapat Pelatihan IT)

PADANG -Gubernur Mahyeldi mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli dalam kunjungan kerja ke Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (14/5/2026). Kunjungan tersebut dirangkai dengan peresmian fasilitas air bersih untuk masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi akhir 2025 lalu.

Dalam agenda itu, Yassierli meresmikan pemanfaatan sumur bor beserta fasilitas tempat wudhu baru di Masjid Raya Kenagarian Balai Gadang. Bantuan tersebut disalurkan melalui Human Initiative sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih warga.

Yassierli mengatakan bantuan yang diberikan merupakan wujud kepeduliannya sebagai putra daerah Sumatera Barat yang ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. fasilitas tersebut dapat digunakan secara optimal dan memberi dampak jangka panjang bagi warga sekitar.

Baca Juga  PT AP II BIM Gelar Program Peduli Disabilitas dan Kesehatan Mata Anak

Menurutnya, program bantuan tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur air bersih. Kementerian Ketenagakerjaan juga menyiapkan pelatihan teknologi informasi bagi 3.100 generasi muda di Kecamatan Koto Tangah guna meningkatkan keterampilan dan kesiapan memasuki dunia kerja.

“Kalau hanya sumur bor saja rasanya kurang lengkap, maka kami tambahkan program pelatihan IT untuk ribuan anak muda di Koto Tangah,” ujar Yassierli.

Ia menambahkan, Kementerian Ketenagakerjaan akan terus menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari peningkatan kompetensi hingga pengembangan kewirausahaan. Sumatera Barat dinilai memiliki potensi besar menjadi salah satu daerah prioritas pelaksanaan berbagai program pemberdayaan tenaga kerja.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Berharap Gelaran Porwanas 2025 di Sumbar

Gubernur Mahyeldi mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan fasilitas tersebut. Menurutnya, kehadiran sumur bor dan tempat wudhu baru menjadi solusi penting bagi masyarakat yang masih berada dalam masa pemulihan pascabencana, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan di tengah masyarakat.