PeristiwaBerita

Banjir Bandang Terjang Pasaman, Warga 51 Tahun Terseret Arus

×

Banjir Bandang Terjang Pasaman, Warga 51 Tahun Terseret Arus

Sebarkan artikel ini
(Ket Photo: Banjir Bandang Terjang Pasaman, Warga 51 Tahun Terseret Arus)

PASAMAN — Banjir bandang menerjang Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Jumat (18/9/2026).

Akibat Blbencana tersebut menyebabkan seorang warga telah dilaporkan terseret arus banjir yang kencang.

Korban diketahui bernama Amri Anto (51), warga Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang. Hingga laporan operasi SAR diterima, tim pencarian dan pertolongan dikerahkan untuk mencari korban.

Informasi kejadian diterima Kantor SAR Kelas A Padang dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasaman Mardianto pada Jumat sekitar pukul 18.27 WIB.

Berdasarkan laporan, hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Pasaman sejak sekitar pukul 16.00 WIB. Sekitar pukul 17.15 WIB, banjir bandang terjadi di kawasan Kampung Parit dan arus banjir kemudian menyeret satu orang warga.

Baca Juga  Visiting Professor FIP UNP di UNESA Kolaborasi Inovasi Supervisi Pendidikan

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman berangkat menuju lokasi kejadian pada pukul 18.45 WIB dengan kekuatan 12 personel.

Tiga menit kemudian, tepatnya pukul 18.48 WIB, sebanyak enam personel Unit Siaga SAR Agam juga bergerak menuju lokasi untuk mendukung operasi pencarian.

Lokasi kejadian berada di daerah Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman, dengan jarak tempuh melalui jalur darat mencapai sekitar 49,4 kilometer dengan waktu tempuh diperkirakan dua jam.

Selain itu, Unit Siaga SAR Agam berjarak sekitar 78,28 kilometer secara garis lurus dari lokasi kejadian. Melalui jalur darat, jaraknya sekitar 125 kilometer dengan estimasi waktu tempuh mencapai 3 jam 30 menit.

Baca Juga  Tim SAR Cari Kapal Nelayan Hilang di Perairan Pulau Pangkal

Dalam operasi tersebut, tim SAR membawa sejumlah peralatan pendukung, di antaranya Rescue Car Double Cabin, Rescue Truck, ambulans, LCR, peralatan SAR air, peralatan medis, perangkat komunikasi, Aqua Eye, serta drone thermal.

Sampai berita ini diturunkan, Tim SAR melakukan upaya pencarian dan pertolongan dengan mempertimbangkan kondisi medan serta situasi pascabanjir bandang di lokasi kejadian.