PADANG — Ratusan penumpang kapal cepat Mentawai Fast tujuan Tua Pejat- Padang sempat mengalami kepanikan setelah kapal mengalami kendala mesin dan tersangkut di kawasan pintu Muara Padang, Jumat (14/8/2026) sore.
Kapal yang bertolak dari Tua Pejat sekitar pukul 14.00 WIB itu tiba di perairan pintu Muara Padang sekitar pukul 17.50 WIB. Namun, gelombang besar dan mesin kapal yang mati membuat Mentawai Fast tidak dapat bergerak.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan langsung bergerak melakukan evakuasi. Ditsamapta Polda Sumbar mengerahkan 50 personel untuk membantu pengamanan sekaligus proses penarikan kapal menuju dermaga.
Pihak kepolisian melalui Kabid Humas Susmelawati Rosya mengatakan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam penanganan tersebut. Koordinasi lintas instansi juga dilakukan untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan tertib.
Evakuasi melibatkan Ditsamapta Polda Sumbar, Brimob, Kantor SAR Padang, Polairud, TNI, Satrol, BPBD Kota Padang, PMI, serta masyarakat. Personel gabungan bersama- sama menarik kapal menggunakan tali hingga akhirnya Mentawai Fast berhasil bersandar di dermaga pada pukul 20.54 WIB.
Berdasarkan data evakuasi, sebanyak 306 jiwa berhasil diselamatkan, terdiri dari 158 warga negara Indonesia (WNI), 136 warga negara asing (WNA), dan 12 anak buah kapal (ABK). Seluruh penumpang dan awak kapal dipastikan tiba di dermaga dalam kondisi selamat.
Operasi penyelamatan Tim SAR Gabungan sekitar pukul 21.50 WIB. Keberhasilan evakuasi tersebut menunjukkan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menangani kondisi darurat di perairan.











