Berita

Muharlion Ingatkan Lima Penyesalan Setelah Mati dalam Subuh Mubarakah di Masjid Ukhuwah

×

Muharlion Ingatkan Lima Penyesalan Setelah Mati dalam Subuh Mubarakah di Masjid Ukhuwah

Sebarkan artikel ini
Ket Photo: H.Muharlion Bersama Ketua RW 08 Khairil Anwar dan ketua majelis Taklim serta pengurus masjid Ukhuwah)

PADANG- Kegiatan Subuh Mubarakah yang digelar di Masjid Ukhuwah, kawasan Kampung Guci, Parupuk Tabing, Kota Padang, Minggu (26/4/2026), berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua DPRD Kota Padang, H. Muharlion, S.Pd, sebagai penceramah.

Acara ini turut dihadiri oleh pengurus masjid, para ninik mamak, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti tausiyah hingga selesai.

Dalam ceramahnya, Muharlion mengangkat tema “Penyesalan Manusia Setelah Mati”. Ia mengingatkan jamaah bahwa ada lima penyesalan besar yang akan dirasakan manusia ketika ajal telah tiba.

“Penyesalan itu datang ketika kesempatan sudah tidak ada lagi. Karena itu, selama hidup di dunia inilah waktu terbaik untuk memperbaiki diri,” ujar Muharlion di hadapan jamaah.

Adapun lima penyesalan tersebut, pertama adalah penyesalan bagi mereka yang enggan bersedekah atau berinfak. Menurutnya, harta yang tidak dibelanjakan di jalan kebaikan akan menjadi sumber penyesalan di akhirat. Bahkan, manusia akan memohon agar kematian ditunda agar bisa bersedekah.

Baca Juga  Selama Liburan, KAI Sumbar Layani Hampir 150 Ribu Penumpang

Kedua, penyesalan karena tidak memperbanyak amal saleh. Muharlion menegaskan bahwa kehidupan di dunia adalah ladang untuk beramal sebagai bekal menuju akhirat. “Dunia ini tempat kita beramal, karena itulah bekal kita sebelum ajal tiba,” katanya.

Ketiga, penyesalan bagi orang-orang yang tidak mau mendengarkan nasihat dan kerap mendustakan kebenaran. Ia mengingatkan pentingnya membuka hati terhadap kebaikan dan kebenaran dalam kehidupan sehari-hari.

Keempat, penyesalan bagi mereka yang lalai dalam menunaikan salat. Selain sebagai kewajiban utama umat Islam, salat juga menjadi pintu datangnya rezeki dan keberkahan dalam hidup.

Baca Juga  DPRD dan Wako Padang Ranperda Pajak dan Retribusi serta KUA-PPAS APBD 2027

Kelima, penyesalan akibat memutus tali silaturahmi. Muharlion menegaskan bahwa menjaga hubungan baik dengan sesama merupakan hal penting dalam ajaran Islam. “Orang yang memutus silaturahmi akan mendapatkan balasan yang berat. Karena itu, mari kita saling memaafkan dan menjaga hubungan, terutama dengan keluarga,” pesannya.

Dalam tausiyahnya, Muharlion juga memperkaya penjelasan dengan berbagai kisah pada zaman Nabi yang relevan dengan tema ceramah, sehingga lebih mudah dipahami dan menyentuh hati para jamaah.

Ketua RW Sekaligus Ketua pengurus masjid Ukhuwah Khairil Anwar mengatakan, Kegiatan Subuh Mubarakah ini diharapkan dapat terus menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat di Kota Padang khususnya warga RW 08 Kampung Guci Parupuk Tabing.