PESSEL – Suasana duka menyelimuti kawasan Pantai Buayo Putiah, Nagari Taratak Surantiah, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), dilaporkan seorang bocah laki-laki bernama Jestra (10) ditemukan meninggal dunia usai terseret arus saat berenang di kawasan muara pantai tersebut.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Korban diketahui tengah berenang bersama teman-temannya di pintu muara Pantai Buayo Putiah sebelum tiba-tiba hanyut terbawa derasnya arus laut.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang dari Wali Nagari Taratak, Dodi Saputra, pada pukul 17.13 WIB di hari yang sama. Dari laporan tersebut, tim SAR gabungan Pessel langsung bergerak melakukan operasi pencarian.
Memasuki hari ketiga pencarian, Selasa (12/5/2026), operasi SAR kembali dilanjutkan sejak pukul 07.30 WIB. Tim menyisir area pencarian seluas sekitar 0,5 kilometer persegi atau radius sekitar 7km laut dari lokasi kejadian perkara (LKP).
Pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU) menggunakan berbagai peralatan seperti LCR, rescue car carrier, peralatan SAR air, alat komunikasi hingga perlengkapan medis.
Di tengah proses pencarian, tim gabungan juga menghadapi ancaman buaya muara yang menjadi faktor penghambat selama operasi berlangsung.
Wahyu anggota Basarnas Pessel mengatakan, setelah berjam-jam melakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan pada pukul 15.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah Jestra ditemukan sekitar 7 km dari lokasi awal korban dilaporkan hanyut.
“Korban kemudian dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga”, ujarnya.
Operasi SAR melibatkan puluhan personel gabungan dari berbagai unsur, di antaranya Basarnas, BPBD, Polsek Sutera, Koramil, pihak kecamatan, perangkat nagari, hingga masyarakat setempat yang turut membantu pencarian.











