PeristiwaBerita

Operasi SAR Banjir Bandang Pasaman Ditutup, Korban Ditemukan MD

×

Operasi SAR Banjir Bandang Pasaman Ditutup, Korban Ditemukan MD

Sebarkan artikel ini
(Ket Photo; banjir bandang Pasaman, Operasi SAR Pasaman, Amri Anto, SAR Sumatera Barat)

PASAMAN — Tim SAR gabungan berhasil menemukan warga yang dilaporkan terseret arus banjir bandang di Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

Korban bernama Amri Anto (51) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Penemuan tersebut sekaligus menjadi dasar usulan penutupan Operasi SAR hari keenam.

Peristiwa banjir bandang terjadi pada Jumat (18/9/2026). Sebelumnya, hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Pasaman sejak sekitar pukul 16.00 WIB. Sekitar pukul 17.15 WIB, banjir bandang menerjang kawasan Kampung Parit dan menyebabkan satu warga terseret arus.

Informasi kejadian pertama kali diterima dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasaman, Mardianto, pada Jumat sekitar pukul 18.27 WIB.

Baca Juga  Bupati Solsel Terpilih Satu dari Tokoh KIP 2021

Tim SAR PASAMAN Yurandi mengatakan memasuki hari keenam pencarian, Tim SAR gabungan kembali melakukan penyisiran mulai pukul 07.00 WIB. Area pencarian diperluas hingga sekitar 7 kilometer dan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) pada dua sektor.

SRU 1 melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan radius sekitar 2,5 kilometer. Sementara SRU 2 menyisir sektor lainnya dengan radius sekitar 4,5 kilometer.

“Upaya pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 09.30 WIB. Korban ditemukan di sekitar 1,1 kilometer dari lokasi kejadian. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Simpang Tonang, Kabupaten Pasaman, untuk penanganan lebih lanjut”, ujarnya.

Baca Juga  Pegawai, WBP Lapas Suliki Ikuti Cek Kesehatan & Vaksin

Operasi pencarian melibatkan personel dari berbagai unsur, yakni Pos SAR Pasaman sebanyak 8 orang, Unit Siaga SAR Agam 6 orang, Polres Pasaman 20 orang, BPBD Pasaman 11 orang, Kodim 0305 sebanyak 4 orang, Local Hero 5 orang, serta masyarakat sekitar 30 orang.

Tim SAR sempat menghadapi sejumlah kendala selama proses pencarian, terutama tebalnya sedimentasi tanah dan tumpukan material yang terbawa banjir. Kondisi cuaca pada hari terakhir pencarian dilaporkan berawan.

Setelah korban ditemukan, pada pukul 10.45 WIB dilakukan debriefing. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.