PADANG – Komandan Korem (Danrem) 032/Wira Braja, Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., pimpin kegiatan Panen Raya di kawasan Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI Angkatan Darat mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Panen Raya di Kota Padang berlangsung bersamaan dengan Panen Raya Serentak Nasional yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual dan diikuti oleh berbagai daerah di Indonesia. Momentum ini menunjukkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam meningkatkan produksi pangan demi mewujudkan kemandirian pangan nasional.
Dalam kesempatan itu, Brigjen Aji Mimbarno mengatakan, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa. TNI melalui satuan kewilayahan akan terus mendampingi para petani, mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, hingga masa panen untuk meningkatkan hasil produksi pertanian.
“Kami berkomitmen terus mendukung para petani agar produktivitas pertanian meningkat. Ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga ketahanan nasional,” ujarnya.
Kegiatan panen raya turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Barat, Asisten Teritorial Kasdam XX/Tuanku Tambusai Kolonel Inf Candra, S.E., M.I.Pol., Dandim 0312/Padang Kolonel Inf Ferry Adianto, S.I.P., M.H.I., Kasiter Kasrem 032/Wira Braja Letkol Kav Dicko Irawan, perwakilan TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara, pejabat Polda Sumatera Barat dan Polresta Padang, tokoh masyarakat Kecamatan Kuranji, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin erat dalam mendukung program strategis nasional di sektor pertanian. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaulat di bidang pangan.









