AGAM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam sejak Sabtu (18/7/2026) sore menyebabkan Sungai Batang Tumayo meluap hingga mengakibatkan banjir di Jorong Kabu, Nagari Sungai Batang. Sejumlah warga dilaporkan terjebak dan membutuhkan evakuasi.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang menerima laporan kejadian pada pukul 19.22 WIB dari Wali Jorong Kabu, Gindo. Berdasarkan informasi yang diterima, meluapnya sungai dipicu hujan berintensitas tinggi di kawasan hulu Maninjau yang menyebabkan tanggul Sungai Batang Tumayo jebol. Hingga laporan diterima, debit air masih terus meningkat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Siaga SAR Agam langsung mengerahkan tujuh personel menuju lokasi kejadian pada pukul 19.39 WIB. Tim diperkirakan menempuh perjalanan darat sekitar 39 kilometer dengan estimasi waktu tempuh lebih kurang satu jam sembilan menit.
Dalam operasi ini, tim SAR membawa sejumlah peralatan pendukung, di antaranya rescue truck, perlengkapan penyelamatan air, motor trail, peralatan mountaineering, perlengkapan evakuasi, peralatan medis, serta perangkat komunikasi untuk mendukung proses penyelamatan di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, data jumlah korban maupun warga yang berhasil dievakuasi masih dalam proses pendataan. Operasi pencarian dan evakuasi terus berlangsung di tengah kondisi hujan yang masih mengguyur lokasi dengan kecepatan angin sekitar 5 knot.
Kantor SAR mengimbau masyarakat yang berada di sekitar daerah aliran sungai agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah tersebut.
“Tim gabungan sudah dilapangan dan akan terus melakukan pemantauan dan memberikan pembaruan sesuai perkembangan di lapangan”, sebut anggota tim SAR.











