IptekNasional

UNP Jadi Rujukan Kampus Sumatera, UTU Aceh Belajar Strategi Akreditasi Internasional

×

UNP Jadi Rujukan Kampus Sumatera, UTU Aceh Belajar Strategi Akreditasi Internasional

Sebarkan artikel ini
(Ket Photo: UNP Jadi Rujukan Kampus Sumatera, UTU Aceh Belajar Strategi Akreditasi Internasional)

PADANG – Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menunjukkan posisinya sebagai salah satu kampus rujukan di Sumatera dalam pengembangan mutu pendidikan tinggi. Hal itu terlihat dari kunjungan benchmarking yang dilakukan Universitas Teuku Umar (UTU) Aceh terkait pengelolaan dan pengajuan akreditasi internasional, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang Badan Penjaminan Mutu Internal (BPMI) UNP tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman sekaligus penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan daya saing akademik di tingkat global.

Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran UTU, Triyanto, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari lebih dalam proses pengajuan akreditasi internasional yang telah sukses dijalankan UNP.

“Kami sengaja datang ke UNP untuk belajar mengenai tata cara dan strategi pengusulan akreditasi internasional,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Baca Juga  Jalan Kemanusiaan Diplomasi Turki untuk Perdamaian Global

Ia menjelaskan, saat ini UTU memiliki 32 program studi dan beberapa di antaranya tengah dipersiapkan untuk mengikuti akreditasi internasional melalui lembaga Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) asal Jerman.

Rombongan UTU diterima langsung oleh Kepala BPMI UNP, Prof. Dr. Abna Hidayati, M.Pd. Dalam pemaparannya, Abna mengatakan, UNP terus memperkuat langkah menuju world class university dengan menjadikan akreditasi internasional sebagai salah satu indikator utama.

Hingga saat ini UNP telah memiliki 34 program studi yang meraih akreditasi internasional dari berbagai lembaga bergengsi, seperti AUN-QA, AQAS, ASIIN, dan FIBAA.

“UNP juga dipercaya oleh kementerian untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada sejumlah perguruan tinggi di Sumatera dalam mempersiapkan pengajuan ke lembaga akreditasi internasional,” ujarnya.

Baca Juga  27 Proposal PKM UNP Lolos Pendanaan Kemdikbudristek

Abna menambahkan, keberhasilan meraih akreditasi internasional tidak terlepas dari komitmen pimpinan perguruan tinggi serta penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yang menjadi salah satu poin penting dalam proses asesmen.

Kegiatan benchmarking tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Indonesia agar semakin kompetitif di tingkat internasional.

Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi pengembangan mutu akademik antarperguruan tinggi.