Peristiwa

Hadapi Bencana, Polda Sumbar Gelar Pelatihan dan Simulasi DVI

×

Hadapi Bencana, Polda Sumbar Gelar Pelatihan dan Simulasi DVI

Sebarkan artikel ini

Iwosumbar.com, Padang – Untuk meningkatkan kemampuan dalam penanganan musibah bencana alam, Polda Sumbar mengadakan pelatihan, sosialisasi dan simulasi Disaster Victim Identification (DVI) dibuka langsung oleh Kapolda Teddy Minahasa Selasa (21/12) di ruang Jenderal Hoegeng Mapolda.

Pelatihan dihadiri Wakapolda Edi Mardianto dan Pejabat Utama lainnya. Sementara peserta pelatihan terdiri dari personel Polda Sumbar, TNI, BPBD, Basarnas dan instansi terkait lainnya.

Kapolda menyampaikan, perkembangan situasi dan kondisi di Sumbar pada akhir-akhir ini sering terjadi bencana baik dari faktor alam atau perbuatan manusia yang merusak ekositem.

Sampai saat ini diprediksi sebagai wilayah yang rawan akan potensi ancaman bencana berupa gempa, tsunami, tanah longsor, gunung meletus dan bencana lainnya.

Baca Juga  Tradisi Rutin Polda Sumbar Ambil Air Suci Pincuran Tujuh Bukit Barisan

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama, berdasarkan rilis terbaru dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa Sumbar akan mengalami intensitas hujan tinggi untuk beberapa minggu ke depan. Ini dikhawatirkan akan mengakibatkan banjir, longsor dan bencana alam lainnya,” sebutnya.

Baru- baru ini kata Kapolda, juga bencana terjadi pada bulan September yaitu longsor di Nagari Pasia Laweh Kecamatan Lubuk Alung yang menelan korban 7 orang.

Dalam penanganan pada korban meninggal dunia salah satunya adalah melaksanakan identifikasi melalui prosedur DVI.

DVI sendiri katanya, tidak bisa bekerja sendiri, harus melibatkan stake holder terkait seperti BPDP, Basarnas, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Rumah Sakit Pusat maupun daerah serta instansi terkait lainnya dan melibatkan disiplin ilmu yang komplit utk proses identifikasi tersebut.

Baca Juga  Jelang Studi Tiru, FJKIP Ikuti Workshop KI Sumbar

“Dengan kerjasama yang baik antar lintas sektoral dan meningkatkan KKI (Koordinasi, Kolaborasi, Integrasi) yang terarah sehingga proses identifikasi dan penanggulangan bencana dapat teratasi dengan baik,” ujarnya.

Terkhir Kapolda berharap para peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, serius, dan tuntas sampai akhir acara.

Sementara pemateri pelatihan langsung diberikan tim DVI dan penanggulangan bencana dari narasumber Tim DVI, BPBD, Dinas Kesehatan serta Basarnas.

“Semoga tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai secara maksimal,” sebutnya. (**)