PADANG – Wali Kota Padang Fadly Amran melakukan audiensi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait. Pertemuan tersebut membahas dukungan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Padang pada November 2025 lalu.
Dalam audiensi tersebut, salah satu pembahasan utama adalah kebutuhan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) untuk menunjang pembangunan Huntap agar dapat ditempati masyarakat dengan layak dan nyaman.
Selain pembangunan hunian bagi korban bencana, pertemuan itu juga membahas rencana penataan kawasan di sekitar PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur.
Fadly Amran menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Padang telah mempersiapkan lahan seluas sekitar 12 hektare untuk mendukung pembangunan Huntap. Lahan tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat terdampak bencana.
“Pembangunan hunian bagi warga terdampak saat ini telah berjalan dengan dukungan sejumlah sumber pembiayaan serta keterlibatan berbagai pihak”, ujarnya.
Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kota Padang berharap dukungan Kementerian PKP dapat memperkuat percepatan pembangunan Huntap, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar berupa prasarana, sarana, dan utilitas umum.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus memastikan masyarakat terdampak dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman, layak, dan nyaman.












