PADANG – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat pelaksanaan Program Unggulan (Progul) Smart Surau melalui monitoring dan evaluasi kegiatan Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha/Ta’limul Qur’an lil Aulad (MDTW/TQA) berbasis Program 3T (Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Ukhuwah, RW 08 Kampung Guci, Parupuk Tabing, Jumat (31/7/2026) usai Salat Magrib.
Monitoring dilakukan oleh Elvy, perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang yang ditugaskan Pemko Padang untuk memastikan pelaksanaan Program 3T berjalan sesuai tujuan. Kehadirannya disambut Ketua Masjid Ukhuwah Khairil Anwar, didampingi para pengajar Al-Qur’an, di antaranya Ustaz Ali dan Buyung.
Dalam kesempatan itu, Elvy menjelaskan bahwa kegiatan monitoring tidak hanya bertujuan mengevaluasi pelaksanaan MDTW/TQA, tetapi juga memberikan sosialisasi mengenai program pembinaan generasi muda berbasis Al-Qur’an yang telah diterapkan bagi seluruh siswa SMP dan MTs di Kota Padang sejak 16 Juli 2026.
Menurutnya, program lanjutan Smart Surau tersebut merupakan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam membentuk generasi yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter religius dan akhlak mulia.
“Program ini diharapkan mampu membentuk anak- anak agar tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami kandungannya dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Elvy menyampaikan pesan Wali Kota Padang.

Elvy menegaskan, keberhasilan Program 3T membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pengurus masjid dan musala, guru MDTW/TQA, orang tua, tokoh masyarakat hingga seluruh jamaah agar cita- cita membumikan Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat dapat terwujud.
Selain melakukan evaluasi Program 3T, Elvy juga menyosialisasikan rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan digelar pada 6–10 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Taste of Padang Experience 2026: Road to Gastronomy City.”
Ia menyampaikan, peringatan HJK tahun ini dirancang menjadi ajang promosi pariwisata, penguatan ekonomi masyarakat, serta pemberdayaan UMKM melalui berbagai kegiatan budaya, kuliner, olahraga, hingga aksi sosial yang dipusatkan di sejumlah lokasi strategis, seperti Kawasan Kota Tua, Pantai Cimpago, Batang Arau, Batang Palinggam, Dermaga Teluk Bayur, dan Youth Center.
Berbagai agenda telah disiapkan, di antaranya Padang Gastronomy Market, Festival Telong-Telong, Selaju Sampan, Padang Harmoni Festival, XPloria Padang yang menghadirkan Siti Nurbaya Orchestra, Gowes Siti Nurbaya, BOM Run, hingga kunjungan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) di Pelabuhan Teluk Bayur.
Tidak hanya itu, masyarakat juga diajak mengikuti berbagai kegiatan sosial seperti aksi bersih sungai, bakti kesehatan, donor darah, bakti sosial, dan penanaman pohon yang menjadi bagian dari peringatan HJK tahun ini.
Sementara itu, Ketua Masjid Ukhuwah sekaligus Ketua RW 08, Khairil Anwar, mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Padang terhadap pembinaan generasi muda melalui Program Smart Surau.
Menurutnya, kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut menjadi motivasi bagi pengurus masjid dan para ustaz untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak.
“Kami sangat mengapresiasi program ini. Harapan kami sama dengan Pemerintah Kota Padang, yaitu membiasakan anak-anak mencintai Al-Qur’an dan menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan karakter sejak dini,” ujar Khairil.
Pemko Padang berharap sinergi antara pemerintah, pengurus masjid, tenaga pengajar, orang tua, dan masyarakat terus terjalin sehingga Program Smart Surau dan Program 3T dapat berjalan optimal, sekaligus menjadikan momentum Hari Jadi Kota Padang ke-357 sebagai penggerak ekonomi, promosi pariwisata, serta penguatan nilai-nilai religius di tengah masyarakat.











